Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Variabilitas Curah Hujan Terhadap Kejadian Banjir di Kota Pekanbaru (Studi Kasus Curah Hujan Periode 2015-2024) Auliyaa Adzka; Harman Amir; Asrizal; Letmi Dwiridal
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekanbaru City is one of the regions in Indonesia characterized by a tropical climate with high rainfall and considerable variability, which increases the potential for hydrometeorological disasters such as flooding. The increasing frequency of flood events in recent years indicates a relationship with changes in rainfall patterns. This study aims to analyze rainfall variability and examine the relationship between rainfall and flood occurrence frequency in Pekanbaru City during the period 2015–2024. The research employs a descriptive quantitative method with a statistical analysis approach using monthly rainfall data obtained from the Meteorological, Climatological, and Geophysical Agency (BMKG) Sultan Syarif Kasim II Station and flood occurrence data from the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of Pekanbaru City. Data analysis was conducted using Microsoft Excel and SPSS version 27, including coefficient of variation (CV), normality test, Pearson correlation, and simple linear regression. The results indicate that rainfall variability in Pekanbaru City falls within low to moderate categories, with CV values ranging from 8.02% to 24.51%, where the highest variability occurs in February, July, and September. The Pearson correlation analysis shows a strong and significant positive relationship between rainfall and flood occurrences, with a correlation coefficient of 0.659 and a significance value of 0.020 (p < 0.05). The regression analysis reveals that rainfall contributes 43.5% to the variation in flood events. Flood occurrences tend to be more frequent at the beginning and end of the year, particularly in January, April, October, November, and December. Keywords: Rainfall, Variability, Flooding, Correlation, Pekanbaru.   Abstrak Kota Pekanbaru merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki karakteristik iklim tropis dengan curah hujan tinggi serta variabilitas yang cukup besar, sehingga berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologis seperti banjir. Peningkatan kejadian banjir dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan adanya keterkaitan dengan perubahan pola curah hujan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variabilitas curah hujan serta hubungan antara curah hujan dan frekuensi kejadian banjir di Kota Pekanbaru selama periode 2015–2024. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan analisis statistik menggunakan data curah hujan bulanan dari BMKG Stasiun Sultan Syarif Kasim II dan data kejadian banjir dari BPBD Kota Pekanbaru. Analisis data dilakukan menggunakan Microsoft Excel dan SPSS versi 27 melalui uji statistik meliputi koefisien variasi (CV), uji normalitas, korelasi Pearson, dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabilitas curah hujan di Kota Pekanbaru berada pada kategori rendah hingga sedang dengan nilai CV berkisar antara 8,02% hingga 24,51%, di mana variabilitas tertinggi terjadi pada bulan Februari, Juli, dan September. Hasil analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat dan signifikan antara curah hujan dan kejadian banjir dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,659 dan nilai signifikansi 0,020 (p < 0,05). Analisis regresi menunjukkan bahwa curah hujan memberikan kontribusi sebesar 43,5% terhadap variasi kejadian banjir. Kejadian banjir cenderung terjadi pada awal dan akhir tahun, terutama pada bulan Januari, April, Oktober, November, dan Desember. Kata kunci: Curah Hujan, Variabilitas, Banjir, Korelasi, Pekanbaru.