Evaluasi yang dilakukan dengan baik dan benar seharusya dapat meningkatkan mutu dan hasil belajar karena dalam evaluasi tersebut dapat mengetahui kelemahan atau kesulitan dalam memahami materi dan membantu siswa dalam meningkatkan cara belajarnya. Tapi pada kenyataanya, evaluasi berupa ujian ini menimbulkan stres pada siswa. Ujian sekolah dapat dikatakan sebagai hal yang mendebarkan dan menakutkan, karena pada ujian sekolah materi yang diujikan jauh lebih banyak. Biasanya siswa merasa kewalahan dan merasa stres akan ujian yang akan di selenggarakan, belum lagi adanya ujian praktek dalam beberapa mata pelajaran. Faktor yang dapat mengurangi efek stres yaitu faktor internal dan eksternal. Religiusitas termasuk ke dalam faktor internal yang dapat mengurangi efek stres. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui religiusitas siswa kelas IX dalam menghadapi ujian sekolah di SMPIT Harapan Umat Karawang, untuk mengetahui stres siswa dalam menghadapi ujian sekolah di SMP IT Harapan Umat Karawang, dan untuk mengetahui korelasi religiusitas dengan stres siswa kelas IX di SMP IT Harapan Umat Karawang. Pendekatan pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode penelitian korelasional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 55 siswa.Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan skala religiusitas dan skala stres dengan analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data pada religiusitas siswa kelas IX di SMPIT Harapan Umat Karawang dari 55 responden terlihat bahwa religiusitas siswa kelas IX di SMPIT Karawang memiliki religiusitas yang sedang yaitu 36% (20 siswa). Stres siswa kelas IX di SMPIT Harapan Umat Karawang dari 55 responden berada dalam kategori sedang 38% (21 siswa). Berdasaran hasil analisis menggunakan teknik analisis korelasi pearson product moment diperoleh hasil bahwa nilai p > 0,05 (0,149 > 0,05), yang artinya H0 diterima dan Ha ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara variabel religiusitas dengan variabel stres siswa kelas IX di SMPIT Harapan Umat Karawang. Untuk nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,039 yang mengandung arti bahwa pengaruh religiusitas secara simultan terhadap stres adalah sebesar 3,9% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.