Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Nutrisi Pakan Sapi Potong Berbasis Bahan Lokal: Studi Kasus Pada Kelompok Tani di Blitar, Indonesia Mashudi; Kusmartono; Bisri, Mohammad; Muluk, Mujibur Rahman Khairul; Suprayitno, Eddy; Poespitasari Hazanah Ndaru; Kartika, Aprilia Dwi; Hidayat, Audiava Happy Kenthida Vanezza
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol. 9 No. 1 (2026): JNT Jurnal Nutrisi Ternak Tropis March
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2026.009.01.9

Abstract

Kelompok Tani “Sampurna” masih menghadapi kendala dalam penyediaan pakan sapi potong, terutama rendahnya kualitas nutrisi pakan, belum optimalnya pemanfaatan bahan pakan lokal, dan belum tersusunnya ransum sesuai kebutuhan ternak. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas nutrisi pakan sapi potong berbasis bahan lokal melalui formulasi produk pakan, pengolahan pakan, dan penguatan kapasitas peternak. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-deskriptif melalui observasi awal, penyuluhan, pelatihan, praktik formulasi dan pengolahan pakan, serta evaluasi hasil kegiatan. Produk pakan yang dihasilkan meliputi pakan steaming up, pakan flushing, konsentrat penggemukan, dan pakan lengkap. Hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan protein kasar pakan steaming up, flushing, konsentrat penggemukan, dan pakan lengkap berturut-turut sebesar 16,43%; 15,34%; 14,40%; dan 12,20%. Pakan steaming up dan flushing memiliki kandungan protein lebih tinggi sehingga lebih sesuai untuk mendukung kebutuhan nutrisi ternak betina pada fase reproduksi, sedangkan pakan lengkap memiliki kandungan serat kasar tertinggi sebesar 21,41% sehingga lebih sesuai digunakan sebagai pakan harian. Kegiatan ini menunjukkan bahwa bahan pakan lokal dapat diolah menjadi beberapa produk pakan dengan kualitas nutrisi yang berbeda sesuai fungsi penggunaannya. Penerapan formulasi yang tepat, teknologi pengolahan pakan, dan dukungan sarana operasional mampu memperkuat sistem pengelolaan pakan yang lebih terencana, efisien, dan berkelanjutan pada tingkat kelompok peternak.