Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Empowering the Economy of Plasma Farmers of “PT Arda and Omid Farm” through Feed-Entrepreneur Activities in Pangpong Village Kusmartono, Kusmartono; Bisri, Mohammad; Muluk, Mujibur Rahman Khairul; Muttaqin, Syariful; Ndaru, Poespitasari Hazanah; Kartika, Aprilia Dwi; Herlina, Herlina
Journal of Innovation and Applied Technology Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/10.21776/ub.jiat.2025.011.02.07

Abstract

The Doktor Mengabdi Program in Pangpong Village aims to empower small-scale plasma farmers under PT Arda and Omid Farm by developing a self-sufficient livestock community. This initiative enhances economic growth through feed entrepreneurship and modern cattle farming. The program benefits 29 partnered farmers managing 58 beef cattle. It includes extension services, training in efficient feed production, and practical workshops on improving feed quality. Farmers also receive education on livestock management and marketing strategies to support sustainable businesses. Regular field visits ensure effective adoption of new practices, while profitability analysis evaluates economic impacts. Key outcomes include improved farmer expertise in feed management, increased feed quality and quantity, and the establishment of profit-oriented cattle farming. A major achievement is the development of a Mini Feedmill, supporting sustainable feed production and long-term livestock farming success. This program significantly boosts farmer income and strengthens the local cattle industry.
Enhancing Feed Management Practices within the "Tani Agung" Beef Cattle Farming Cooperative in Dumajah Village, Bangkalan Regency Mashudi, Mashudi; Bisri, Mohammad; Muluk, Mujibur Rahman Khairul; Muttaqin, Syariful; Ndaru, Poespitasari Hazanah; Kartika, Aprilia Dwi; Herlina, Herlina
Journal of Innovation and Applied Technology Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jiat.2025.011.02.08

Abstract

The Doktor Mengabdi Program in Dumajah Village aims to address challenges faced by the Tani Agung farmers group through five key strategies: (1) enhancing farmers' knowledge via extension services and training in good cattle farming practices; (2) increasing feed availability by promoting the cultivation of superior forage such as elephant grass, odot grass, and indigofera; (3) improving feed quality through ammonia treatment of agricultural waste to optimize local resources; and (4) implementing feed management techniques, including flushing and steaming-up for breeding cattle. Program activities include training sessions, forage planting, practical workshops on ammonia-treated feed production, and the adoption of Mini Feedmill technology for Total Mixed Ration (TMR) production. The program results in improved farmer knowledge, enhanced feed quality and availability, and increased livestock productivity, ultimately boosting farmer income and welfare, supported by the establishment of a Mini Feedmill facility.
Evaluasi Kualitas Pakan Sapi Berbasis Ketela Pohon (Manihot esculenta Crantz) Berdasarkan Perbedaan Varietas dan Kandungan Glikosida Sianogenik Ndaru, Poespitasari Hazanah; Kusmartono; Mashudi; Nuningtyas, Yuli Frita; Kartika, Aprilia Dwi; Pariasa, Imaniar Ilmi
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol. 9 No. 1 (2026): JNT Jurnal Nutrisi Ternak Tropis March
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2026.009.01.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas silase berbasis umbi dan daun ketela pohon (Manihot esculenta Crantz) sebagai pakan ternak ruminansia berdasarkan perbedaan varietas dan kandungan glikosida sianogenik. Penelitian menggunakan empat varietas ketela pohon, yaitu ketela pohon ketan (KE), ketela pohon jawa (JK), ketela pohon kuning (KU), dan ketela pohon kretek jawa (KJ), dengan enam ulangan pada setiap perlakuan sehingga terdapat 24 unit percobaan. Silase dibuat dari campuran daun dan umbi dengan perbandingan 1:10 melalui fermentasi anaerob selama 21 hari pada suhu ruang. Hipotesis penelitian ini adalah perbedaan varietas ketela pohon memengaruhi kandungan HCN bahan pakan, dan proses ensilase mampu menurunkan kadar HCN sehingga lebih aman digunakan sebagai pakan ruminansia. Kadar HCN dianalisis menggunakan metode spektrofotometri, sedangkan data dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan uji Duncan apabila terdapat perbedaan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar HCN campuran daun dan umbi sebelum ensilase berkisar antara 55,26–72,63 mg/kg, kemudian menurun menjadi 22,10–29,05 mg/kg setelah ensilase. Proses ensilase menurunkan kadar HCN sebesar 60,00% pada seluruh varietas. Kadar HCN tertinggi sebelum ensilase terdapat pada varietas KE, yaitu 72,63 mg/kg, sedangkan terendah pada KU, yaitu 55,26 mg/kg. Setelah ensilase, kadar HCN tertinggi tetap terdapat pada KE, yaitu 29,05 mg/kg, sedangkan terendah pada KU, yaitu 22,10 mg/kg. Hasil ini menunjukkan bahwa ensilase efektif menurunkan kandungan HCN pada ketela pohon dan berpotensi meningkatkan keamanan penggunaannya sebagai pakan ternak ruminansia.
Peningkatan Kualitas Nutrisi Pakan Sapi Potong Berbasis Bahan Lokal: Studi Kasus Pada Kelompok Tani di Blitar, Indonesia Mashudi; Kusmartono; Bisri, Mohammad; Muluk, Mujibur Rahman Khairul; Suprayitno, Eddy; Poespitasari Hazanah Ndaru; Kartika, Aprilia Dwi; Hidayat, Audiava Happy Kenthida Vanezza
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol. 9 No. 1 (2026): JNT Jurnal Nutrisi Ternak Tropis March
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2026.009.01.9

Abstract

Kelompok Tani “Sampurna” masih menghadapi kendala dalam penyediaan pakan sapi potong, terutama rendahnya kualitas nutrisi pakan, belum optimalnya pemanfaatan bahan pakan lokal, dan belum tersusunnya ransum sesuai kebutuhan ternak. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas nutrisi pakan sapi potong berbasis bahan lokal melalui formulasi produk pakan, pengolahan pakan, dan penguatan kapasitas peternak. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-deskriptif melalui observasi awal, penyuluhan, pelatihan, praktik formulasi dan pengolahan pakan, serta evaluasi hasil kegiatan. Produk pakan yang dihasilkan meliputi pakan steaming up, pakan flushing, konsentrat penggemukan, dan pakan lengkap. Hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan protein kasar pakan steaming up, flushing, konsentrat penggemukan, dan pakan lengkap berturut-turut sebesar 16,43%; 15,34%; 14,40%; dan 12,20%. Pakan steaming up dan flushing memiliki kandungan protein lebih tinggi sehingga lebih sesuai untuk mendukung kebutuhan nutrisi ternak betina pada fase reproduksi, sedangkan pakan lengkap memiliki kandungan serat kasar tertinggi sebesar 21,41% sehingga lebih sesuai digunakan sebagai pakan harian. Kegiatan ini menunjukkan bahwa bahan pakan lokal dapat diolah menjadi beberapa produk pakan dengan kualitas nutrisi yang berbeda sesuai fungsi penggunaannya. Penerapan formulasi yang tepat, teknologi pengolahan pakan, dan dukungan sarana operasional mampu memperkuat sistem pengelolaan pakan yang lebih terencana, efisien, dan berkelanjutan pada tingkat kelompok peternak.