Sari, Yeni Eka Apita
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh terapi bermain puzzle terhadap tingkat demensia pada lansia Sari, Yeni Eka Apita; Salmiyati, Suri; Rohmawati, Zubaida
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 4 (2026): April Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i4.2720

Abstract

Background: Dementia is a common health problem among the elderly and is characterized by progressive cognitive decline, including impairment in memory, concentration, and thinking ability. This condition reduces independence and quality of life. Purpose: To determine the effect of puzzle play therapy on the level of dementia among elderly residents. Method: This study used a quantitative pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach conducted at UPT RPSLUT Budhi Dharma Yogyakarta in September 2025. Twenty elderly participants were selected through purposive sampling based on inclusion criteria. Dementia level was measured using the Mini Mental State Examination (MMSE) before and after the intervention. Puzzle play therapy was administered over two weeks (six sessions). Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test with a significance level of <0.05. Ethical approval and institutional permission were obtained prior to the study. Results: The results showed an increase in MMSE scores after the puzzle play therapy intervention. Statistical analysis revealed a p-value < 0.05, specifically 0.000, indicating a significant effect of puzzle play therapy on reducing the level of dementia among the elderly. Conclusion: Puzzle play therapy is effective as a nonpharmacological intervention in reducing dementia levels and maintaining cognitive function among the elderly.   Keywords: Cognitive Function; Dementia; Elderly; Puzzle Play Therapy.   Pendahuluan: Demensia merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami oleh lansia dan ditandai dengan penurunan fungsi kognitif secara progresif, seperti gangguan daya ingat, konsentrasi, dan kemampuan berpikir. Kondisi ini berdampak pada penurunan kemandirian serta kualitas hidup lansia. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh terapi bermain puzzle terhadap tingkat demensia pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif pra-eksperimental dengan rancangan one group pretest–posttest. Studi pendahuluan dilakukan di UPT RPSLUT Budhi Dharma Yogyakarta pada September 2025 dengan 20 lansia yang dipilih melalui purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Variabel independen adalah terapi bermain puzzle, sedangkan variabel dependen adalah tingkat demensia yang diukur menggunakan Mini Mental State Examination (MMSE) sebelum dan sesudah intervensi. Terapi diberikan selama dua minggu (enam sesi). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi < 0.05. Penelitian telah memperoleh izin dari instansi terkait. Hasil: Adanya peningkatan skor MMSE setelah intervensi terapi bermain puzzle. Analisis statistik menunjukkan nilai p < 0.05 yaitu sebesar 0.000 yang berarti terdapat pengaruh signifikan terapi bermain puzzle dalam menurunkan tingkat demensia pada lansia. Simpulan: Terapi bermain puzzle efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam memperlambat dan menurunkan tingkat demensia serta mempertahankan fungsi kognitif pada lansia.   Kata Kunci: Demensia; Fungsi Kognitif; Lansia; Terapi Bermain Puzzle.