Dwita, Muthia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERILAKU ORANG TUA TERHADAP PENERIMAAN DIRI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (TUNARUNGU) DI KOTA SIBOLGA Dwita, Muthia; Pardede, Nurhasanah; Sukatno, Sukatno
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 2 (2026): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2026.v11i2.126-135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam perilaku orang tua terhadap penerimaan diri anak berkebutuhan khusus, khususnya anak tunarungu, di Kota Sibolga. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana orang tua merespons, menyesuaikan diri, serta memberikan dukungan terhadap anak yang memiliki keterbatasan pendengaran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, di mana peneliti berperan langsung dalam mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas dua orang tua dan satu anggota keluarga dari anak tunarungu yang berdomisili di Kelurahan Pulo Rembang, Kota Sibolga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap awal, sebagian besar orang tua mengalami kesulitan dalam menerima kenyataan bahwa anak mereka memiliki keterbatasan pendengaran. Reaksi emosional seperti penolakan, kesedihan, rasa bersalah, bahkan perasaan malu sering muncul akibat tekanan sosial dan kurangnya informasi mengenai kondisi anak tunarungu. Namun, seiring berjalannya waktu, dukungan dari pasangan, keluarga besar, serta lingkungan sosial menjadi faktor penting yang membantu proses penerimaan tersebut. Orang tua yang mampu beradaptasi dan menerima kondisi anak secara tulus menunjukkan perubahan perilaku positif, seperti meningkatnya perhatian emosional, kesabaran dalam pengasuhan, serta keterlibatan aktif dalam kegiatan belajar dan terapi anak.