Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan Media Audio Visual pada Mata Pelajaran IPS di SMP Negeri 3 Palu Sarman, Nursanti; Lisnawaty, Sri Dewi; Hamzah, Erni Irmayanti
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i2.4273

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya upaya peningkatan mutu pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) melalui pemanfaatan media audio visual sebagai sarana untuk menumbuhkan minat serta motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan media audio visual dalam pembelajaran IPS sekaligus menganalisis pengaruhnya terhadap minat dan motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan guru IPS serta siswa di SMP Negeri 3 Palu sebagai subjek penelitian. Analisis data menggunakan model interaktif yang mencakup reduksi atau kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media audio visual dilakukan secara terstruktur melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Media yang dimanfaatkan meliputi video pembelajaran, film dokumenter, presentasi PowerPoint interaktif, gambar, serta animasi, yang didukung oleh fasilitas seperti LCD proyektor dan Smart TV. Proses pembelajaran dilaksanakan melalui tahapan apersepsi, penyajian materi berbantuan media, serta kegiatan diskusi yang dikombinasikan dengan model Problem Based Learning (PBL). Pemanfaatan media audio visual memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat dan motivasi belajar siswa, meskipun tingkat partisipasi peserta didik masih menunjukkan perbedaan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual mampu meningkatkan keterlibatan siswa serta menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif, namun penerapannya belum sepenuhnya merata pada seluruh peserta didik.