Hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih tergolong rendah hal tersebut diakibatkan oleh pembelajaran yang hanya berfokus pada guru atau disebut dengan pembelajaran satu arah (direct intruction), selain itu kurangnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif juga menyebabkan minat peserta diidk dalam pembelajaran menurun hal tersebut mengakibatkan pemahaman peserta didik akan materi cukup terbatas sehingga hasil belajar peserta didik menjadi kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media audio visual terhadapĀ hasil belajar peserta didik kelas IV pada mata pelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi-eksperimen dan desain post-test only control group. Subjek penelitian ini adalah kelas IV A sebagai kelompok eksperimen atau kelompok yang diberi perlakuan dengan model pembelajaran PBL berbantuan media audio visual, dan kelas IV B sebagai kelompok kontrol atau kelompok yang tidak diberi perlakuan dengan model pembelajaran PBL berbantuan media audio visual. Instrumen penelitian ini berupa tes hasil belajar IPAS berbentukĀ pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji-t dua sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar peserta didik pada kelompok eksperimen sebesar 83,62 sementara rata-rata hasil belajar pada kelompok kontrol sebesar 71,82. Hasil analisis statistik menunjukkan hasil bahwa nilai sig(2-tailed) < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan model pemelajaran problem based learning (PBL) berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar peserta didik kelas IV pada mata pelajaran IPAS.