Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Turnover Intention Perawat Di Unit Rawat Inap RS Juanda Kuningan Mulia, Dhimas Akbar; Yoshida, Eka; Jak, Yanuar
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.8330

Abstract

Turnover intention pada perawat rawat inap merupakan indikator yang dapat mengganggu kontinuitas asuhan. Penelitian kuantitatif ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan turnover intention pada perawat rawat inap di RS Juanda Kuningan, meliputi work life balance, kebijakan organisasi, lingkungan kerja, kepuasan pekerjaan, kepemimpinan transformasional, dan tuntutan pekerjaan. Desain penelitian menggunakan cross sectional dengan pengumpulan data melalui kuesioner pada 75 perawat rawat inap. Analisis dilakukan secara univariat, uji chi square disertai estimasi risk ratio, serta regresi logistik biner. Proporsi perawat dengan turnover intention sebesar 44,0%. Pada analisis bivariat, work life balance (p = 0,036), kebijakan organisasi (p = 0,050), kepuasan pekerjaan (p = 0,001), kepemimpinan transformasional (p = 0,014), dan tuntutan pekerjaan (p = 0,001) berhubungan bermakna dengan turnover intention, sedangkan lingkungan kerja tidak bermakna (p = 0,163). Pada model akhir multivariat, kebijakan organisasi (p = 0,041; OR = 3,776), kepuasan pekerjaan (p = 0,001; OR = 8,776), dan tuntutan pekerjaan (p = 0,001; OR = 12,348) merupakan prediktor bermakna, dengan tuntutan pekerjaan sebagai faktor paling dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi retensi perlu diprioritaskan pada pengendalian tuntutan pekerjaan, perbaikan kebijakan organisasi, dan penguatan kepuasan pekerjaan pada perawat rawat inap. RS Juanda Kuningan disarankan mengembangkan program retensi melalui penataan uraian tugas keperawatan, optimalisasi sistem rekam medis elektronik, serta pembenahan kebijakan organisasi terkait mekanisme pengangkatan status kerja dan penyesuaian kompensasi berbasis jenjang karier Perawat Klinis.