Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penegakan Hukum Terhadap Pelanggaran Kedaulatan Di Laut Natuna Utara Oleh Kapal Asing Lea Laska Arepa; Muhammad Farraz Syaviq; Ema Septaria; Arimbi Fajari Furqon
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 6: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i6.16618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum laut internasional dan hukum nasional Indonesia dalam penegakan hukum di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), serta mengkaji pelaksanaan dan kendala penegakan hukum terhadap pelanggaran oleh kapal asing di Laut Natuna Utara. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual. Bahan hukum yang digunakan meliputi UNCLOS 1982, peraturan perundang-undangan nasional, serta putusan Permanent Court of Arbitration (PCA) tahun 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif Indonesia memiliki dasar hukum yang kuat dalam menegakkan hukum di ZEE, baik berdasarkan UNCLOS 1982 maupun hukum nasional. Namun, dalam praktiknya, penegakan hukum menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana pengawasan, tumpang tindih kewenangan antar lembaga, serta tekanan geopolitik akibat klaim sepihak China di Laut Cina Selatan. Pelaksanaan penegakan hukum telah dilakukan melalui patroli, penangkapan kapal, dan langkah diplomasi, tetapi efektivitasnya belum optimal. Maka penegakan hukum di Laut Natuna Utara memerlukan penguatan kapasitas pengawasan maritim, peningkatan koordinasi antar lembaga, serta strategi diplomasi yang konsisten guna menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional Indonesia.
IMPLEMENTASI PENEGAKAN HUKUM LAUT TERHADAP PENCEMARAN SAMPAH DI PESISIR PANTAI PANJANG KOTA BENGKULU rizqi, Tasya Bitha Zhafirah; Sania Afara Nadhifa; Tarisya Putri Ufairah; Ema Septiana; Arimbi Fajari Furqon
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12866

Abstract

Law enforcement on marine pollution, particularly waste pollution in coastal areas, is a strategic issue in maintaining environmental sustainability and marine ecosystems. This study aims to analyze the implementation of maritime law enforcement against waste pollution in the coastal area of Pantai Panjang, Bengkulu City. The research employs a qualitative approach with a descriptive method, using data collection techniques such as observation, interviews, and documentation studies.The results show that the implementation of law enforcement against waste pollution in the area has not been optimal. This is due to low public awareness, weak supervision, and limited coordination among related institutions. Although regulations are already in place, their implementation still faces various challenges, including limited resources and weak enforcement of sanctions.This study concludes that strengthening inter-agency coordination, increasing public awareness, and enforcing stricter and more consistent legal measures are necessary. The findings are expected to contribute to the development of more effective policies and strategies for managing waste pollution in coastal areas