Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efisiensi Pengeluaran Modal Pemkot Surabaya pada APBD 2025: Studi Kasus Proyek Revitalisasi Jalan dan Taman Shafira, Fannisa Nabila; Ramadhani, Ziana Zain; Fanida, Eva Hany; Hidayat, Melda Fadiyah
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 6: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i6.16911

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana pemerintah Kota Surabaya mengelola uang rakyat dalam APBD 2025, terkhusus pada belanja modal untuk proyek revitalisasi Taman dan Jalan. Meski pelaksanaanya di lapangan sangat efisien (mencapai pada angka 96%), didalam penelitihan ini di temukan adanya ketimpangan alokasi. Uang negara masih banyak yang tersedot untuk biaya operasional (pegawai, administrasi, dll.) sebesar 68%, sedangkan yang di gunakan untuk pembangunan fisik hanya 32%. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar pemerintahan daerah meningkatkan keseimbangan antar belanja modal dan belanja operasional guna memperkuat kualitas infrastruktur serta pelayanan publik secara berkala atau jangka panjang.
Kapasitas Birokrasi dalam Implementasi Kebijakan Publik: Studi Evaluasi Kurikulum Merdeka pada Jenjang Sekolah Dasar Purba, Laura Vanessa; Ramadhani, Ziana Zain; Prabawati, Indah; Suprapto, Firre An
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas birokrasi dalam implementasi kebijakan publik melalui evaluasi pelaksanaan Kurikulum Merdeka pada jenjang Sekolah Dasar (SD). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yang mengacu pada regulasi nasional, data sekunder dari Rapor Pendidikan, serta literatur ilmiah terakreditasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas birokrasi pada aspek komunikasi dan struktur organisasi telah berjalan cukup efektif, yang terlihat dari adanya koordinasi kebijakan yang lebih terarah serta peningkatan capaian pembelajaran di beberapa daerah. Namun, pada aspek sumber daya masih ditemukan hambatan serius berupa rendahnya kompetensi digital tenaga pendidik, keterbatasan infrastruktur teknologi informasi, serta belum optimalnya distribusi dukungan antar sekolah. Selain itu, kapasitas birokrasi dalam aspek disposisi atau komitmen pelaksana kebijakan juga menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan implementasi. Kesimpulannya, keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals 4 sangat bergantung pada penguatan kapasitas birokrasi, terutama dalam peningkatan kompetensi digital, penyediaan sarana prasarana, serta pengawasan yang berkelanjutan.