Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pelatihan Statistik Guna Meningkatkan Kemampuan Dalam Tindakan Penelitian Kelas Pada Guru-Guru SDS Keenkids Quintania, Melani; Handayani, Ellena Nurfazria; Anwar, Resa Nurlaela; Suprapto, Firre An
WASANA NYATA Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v7i1.1463

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan statistika dalam melakukan penelitian tindakan kelas yang sudah menjadi kewajiban seorang guru. Pelatihan ini terdiri atas tiga bagian yaitu (1) pemberian materi mengenai apa itu definisi statistika dan hubungannya dengan penelitian tindakan kelas, (2) pemberian materi cara dan praktek statistika dalam penelitian kelas, dan (3) praktek langsung menggunakan statistika dalam penelitian tindakan kelas oleh guru.Hasil pelaksanaan kegiatan ini dapat dikatakan cukup baik. Guru-guru di SDS KeenKids yang menjadi peserta dalam kegiatan pelatihan ini sudah dapat memahami tentang pemanfaatan statistika dalam peneitian tindakan kelas dengan baik. Keberlanjutan kegiatan ini pun sangat diharapkan untuk dapat memberikan pengetahuan dan wawasan lebih mendalam tentang statistika untuk tujuan lain dalam proses pembelajaran di kelas.
Pelatihan Statistik Guna Meningkatkan Kemampuan Dalam Tindakan Penelitian Kelas Pada Guru-Guru SDS Keenkids Quintania, Melani; Handayani, Ellena Nurfazria; Anwar, Resa Nurlaela; Suprapto, Firre An
WASANA NYATA Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v7i1.1463

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan statistika dalam melakukan penelitian tindakan kelas yang sudah menjadi kewajiban seorang guru. Pelatihan ini terdiri atas tiga bagian yaitu (1) pemberian materi mengenai apa itu definisi statistika dan hubungannya dengan penelitian tindakan kelas, (2) pemberian materi cara dan praktek statistika dalam penelitian kelas, dan (3) praktek langsung menggunakan statistika dalam penelitian tindakan kelas oleh guru.Hasil pelaksanaan kegiatan ini dapat dikatakan cukup baik. Guru-guru di SDS KeenKids yang menjadi peserta dalam kegiatan pelatihan ini sudah dapat memahami tentang pemanfaatan statistika dalam peneitian tindakan kelas dengan baik. Keberlanjutan kegiatan ini pun sangat diharapkan untuk dapat memberikan pengetahuan dan wawasan lebih mendalam tentang statistika untuk tujuan lain dalam proses pembelajaran di kelas.
Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Ekonomi Lokal pada Sektor UMKM di Sentra Wisata Kuliner Karah, Kota Surabaya Ananta, Nadia Putri; Ramadhan, Aditya; Meirinawati, Meirinawati; Suprapto, Firre An
Bappenas Working Papers Vol 7 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47266/bwp.v7i1.310

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi pengembangan Sumber Daya Manusia di Sentra Wisata Kuliner Karah dengan fokus meningkatkan ekonomi lokal warga sekitar. Penelitian ini menerapkan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan teknik content analysis. Penelitian menghasilkan beberapa strategi pengembangan Sumber Daya Manusia yaitu: a) Sosialisasi dan pelatihan; b) Pemasaran dan promosi digital; c) Kolaborasi dan kemitraan; d) Rewarding dan Penghargaan. Dengan adanya strategi tersebut, Sentra Wisata Kuliner Karah dapat meningkatkan ekonomi lokal pada sektor UMKM.
Public Service During the Jokowi Administration: An Examination of High-Quality Services Delivery 2014 to 2016 Praditya, Editha; Maarif, Syamsul; Ali, Yusuf; Saragih, Herlina Juni Risma; Sutanto; Duarte, Rui; Suprapto, Firre An
JPSI (Journal of Public Sector Innovations) Vol. 8 No. 2 (2024): May 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpsi.v8n2.p95-104

Abstract

The Government is entrusted with two fundamental tasks: crafting superior public policies and delivering public services of the utmost quality. The hallmark of a successful President lies in their ability to ensure that public services rendered under their administration are of impeccable quality. This study, spanning the years 2014 to 2016, employed a quasi-qualitative methodology. The findings revealed that public services during the Jokowi era did not meet the anticipated standards of quality. Consequently, this research proposes five strategic priorities for the future. First and foremost, it is imperative not merely to concentrate on public service provision but to spearhead a concerted effort towards establishing a pervasive culture of high-quality public services. Secondly, there is a pressing need to refine existing policies related to the development of public services, including assessment methodologies. Current policies are reflective of the developmental paradigm typical of emerging nations, characterized by a mindset prevalent in developing countries, particularly in Indonesia. Thirdly, there is a crucial need to elevate performance criteria from mere basic indicators to intermediate metrics that offer substantial value addition. Moreover, striving towards an 'advanced' level of service provision, one that is innovative and creates inherent value, is paramount. Fourthly, it is essential for the bureaucracy to shift its focus from mere reporting of service outcomes to a heightened emphasis on the functional aspects of service delivery. Lastly, fostering a collective public consciousness is pivotal. Public services ought to be perceived as a benevolent endowment from the Government to its citizens, surpassing the realm of rights and duties. This awareness is foundational to nurturing a society where public services are not just a transactional obligation but a cherished privilege bestowed upon the populace by the Government.
Edukasi dan Perancangan Roadmap Kelurahan Inklusif Untuk Menyokong UNESA Sebagai Kampus Ramah Disabilitas Usmi, Rianda; Santosa, Budi; Suprapto, Firre An; Prihatin, Muhammad Ridho; Febriansah, Vito Dafanda; Irfany, Achmad Faried
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.1063

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan atau berfokus pada edukasi dan perancangan roadmap kebijakan kelurahan inklusif guna menyokong Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sebagai kampus ramah disabilitas. Kampus 1 UNESA yang berlokasi di Kelurahan Ketintang Surabaya telah mendapatkan pengakuan sebagai kampus ramah disabilitas, akan tetapi belum disokong oleh masyarakat dan pemerintah kelurahan setempat. Banyak sarana prasarana umum di masyarakat Ketintang belum memiliki aksesibilitas yang ramah disabilitas. Metode PKM meliputi tiga tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan difokuskan pada analisis kebutuhan, perancangan materi dan kegiatan. Tahap pelaksanaan berupa paparan materi dan perancangan roadmap. Tahap evaluasi berupa refleksi dan umpan balik. Indikator keberhasilan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yakni minimum 75% peserta hadir dan mengikuti kegiatan sampai selesai, minimum 75% peserta menyatakan komitmen untuk menciptakan lingkungan yang inklusif-ramah disabilitas; dan tersusunnya 1 roadmap kebijakan penyelenggaran kelurahan inklusif. Kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya lingkungan inklusif, serta berhasil menyusun roadmap kebijakan kelurahan inklusif. Penyusunan roadmap melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi, pemerintah, dan komunitas penyandang disabilitas. Roadmap yang dihasilkan sangat penting sebagai pedoman dalam menciptakan lingkungan sosial yang inklusif, baik dari aspek infrastruktur, layanan publik, maupun akomodasi untuk kelompok disabilitas.