Erlangga Adji Wicaksono
Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH VARIASI SUDUT INLET DAN RASIO TRANSMISI TERHADAP DAYA DAN EFISIENSI YANG DIHASILKAN TURBIN AIR VORTEX Erlangga Adji Wicaksono; Danar Susilo Wijayanto; Taufik Wisnu Saputra
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v21i1.13005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh sudut masuk dan rasio transmisi puli terhadap daya keluaran dan efisiensi porositas udara turbin. Selain itu, penelitian ini berupaya mengidentifikasi kombinasi sudut masuk dan rasio transmisi puli yang menghasilkan daya dan efisiensi tertinggi menggunakan metode eksperimen. Pada bagian turbin yang digunakan cekungan berbentuk kerucut dengan diameter atas 400 mm, diameter bawah 65 mm, dan tinggi 320 mm. Variabel bebasnya adalah sudut masuk (5°, 8°, dan 10°) dan rasio transmisi puli (1:3, 1:4, dan 1:5). Laju aliran air yang digunakan adalah 35,8 l/menit (maksimum) dan 27,8 l/menit (minimum). Variabel yang ada adalah daya keluaran dan efisiensi turbin pendingin udara. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio transmisi puli 1:5 menghasilkan daya listrik tertinggi, sedangkan rasio 1:3 menghasilkan efisiensi tertinggi. Efek dari memvariasikan sudut saluran masuk dan rasio transmisi puli menunjukkan bahwa daya dan efisiensi berfluktuasi selama pengujian. Output daya maksimum yang tercatat adalah 4,86 ​​watt, sedangkan minimumnya adalah 0,28 watt. Efisiensi tertinggi yang dicapai adalah 11,10%, dengan yang terendah adalah 2,35%. Output daya terbesar dihasilkan oleh konfigurasi dengan sudut saluran masuk 10° dan rasio transmisi puli 1:5 pada laju aliran udara 35,8 l/menit (4,86 watt). Efisiensi tertinggi dicapai dengan sudut saluran masuk 10° dan rasio transmisi puli 1:3 pada laju aliran udara yang sama (11,10%). Temuan menunjukkan bahwa peningkatan sudut saluran masuk menghasilkan daya listrik dan efisiensi yang lebih tinggi. Penggunaan rasio transmisi puli yang lebih besar meningkatkan output daya, sementara rasio yang lebih kecil meningkatkan efisiensi, karena rasio transmisi terkecil beroperasi secara optimal dalam kondisi beban yang lebih rendah dibandingkan dengan yang lainnya.