Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : journal of community development

Optimalisasi E-Learning dalam Pembelajaran Kewarganegaraan Di Era Digital Dea Ana Tasya; Riski Maulana Akbar; Diaz Sari; M. Reyan Irfanda
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1829

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan E-learning dalam mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) di Universitas Muhammadiyah Riau dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa E-learning memberikan kemudahan akses dan fleksibilitas, namun masih dihadapkan pada tantangan seperti terbatasnya interaksi, rendahnya motivasi belajar, dan kendala teknis. Efektivitas pembelajaran daring ditentukan oleh interaksi yang berkualitas, desain materi yang kontekstual, serta keterlibatan aktif dosen dan mahasiswa. Berdasarkan teori Difusi Inovasi, Komunikasi Instruksional, dan Uses and Gratification, E-learning berpotensi mendukung pembentukan karakter kewarganegaraan digital yang kritis dan bertanggung jawab jika diterapkan secara adaptif dan partisipatif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan strategi E-learning yang lebih relevan dan interaktif dalam pengajaran PPKn. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa optimalisasi E-learning dalam pembelajaran PPKn tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian materi, tetapi juga sebagai media strategis dalam membangun kualitas interaksi pembelajaran dan internalisasi nilai-nilai kewarganegaraan. Oleh karena itu, penerapan E-learning perlu dirancang secara sistematis, komunikatif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa agar mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran serta mendukung pembentukan karakter kewarganegaraan digital yang kritis, etis, dan bertanggung jawab di era digital.
Efektivitas TikTok dalam Memperkenalkan Pacu Jalur kepada Generasi Z sebagai Budaya Riau Muhammad Marfin; Muhammad Iqbal; Anju Putri; Naufal Althaf; Diaz Sari
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas TikTok dalam menyampaikan pesan budaya Pacu Jalur kepada Generasi Z di Provinsi Riau, mengidentifikasi fitur konten yang menarik, serta menjelaskan unsur-unsur yang memengaruhi ketertarikan audiens terhadap budaya tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk menjembatani kesenjangan antara pola konsumsi media generasi digital dengan nilai-nilai budaya lokal, yang kini lebih tertarik pada konten singkat dan visual yang mudah diakses melalui media sosial, seperti TikTok. TikTok, platform berbasis video pendek yang sangat disukai oleh Generasi Z, mungkin dapat menjadi media yang membantu mengidentifikasi dan mempertahankan budaya tradisional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi seberapa baik TikTok menyampaikan pesan budaya Pacu Jalur kepada Generasi Z di Provinsi Riau, menemukan bentuk dan fitur konten yang menarik dan relevan, dan menjelaskan unsur- unsur yang memengaruhi ketertarikan dan pemahaman audiens terhadap budaya. TikTok efektif sebagai media komunikasi dan edukasi budaya bagi Generasi Z dalam memperkenalkan budaya Pacu Jalur di Riau, ditunjukkan oleh peningkatan pemahaman hingga 70%. Efektivitas tersebut dipengaruhi oleh strategi konten yang selaras dengan karakteristik generasi muda, seperti visual menarik, narasi singkat, penggunaan musik populer, dan keterlibatan kreator lokal. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kajian lanjutan lintas platform dan jangka panjang, serta pemanfaatan TikTok secara strategis oleh pemangku kepentingan sebagai sarana promosi dan pelestarian budaya lokal.