Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS YURIDIS PENGENAAN PASAL PENCEMARAN NAMA BAIK DAN CYBERBULLYING DALAM KASUS PENYEBARAN DATA PRIBADI OLEH FINTECH LENDING Mieke Aprilia Utami; Sri Ridma Ramadhani; Suriyadi Suriyadi; Ahmad Murjani
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 2 (2026): 2026 Februari
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The practice of debt collection in peer-to-peer lending (fintech lending) in Indonesia is often characterized by digital intimidation and misuse of personal data, violating the constitutional rights of customers. This study aims to empirically examine the effectiveness of defamation articles in the ITE Law (Electronic Information and Transactions Law) and protection instruments in the PDP Law (Personal Data Protection Law) on the guarantee of customers' digital dignity protection. This study employs a quantitative method with a juridical-empirical approach. Data were collected via questionnaires from 100 fintech users selected using purposive sampling technique and analyzed using multiple linear regression. The results indicate that both regulations simultaneously have a positive and significant effect on customer protection, with a contribution of influence (R2) of 58.2%. Partially, the PDP Law was found to have a more dominant impact (β = 0.452) compared to the ITE Law (β = 0.284), indicating that customers feel more protected through preventive data governance mechanisms than reactive criminal approaches. This study concludes that although regulations are on the right track, law enforcement effectiveness is still hindered by a gap of 41.8%, influenced by the complexity of proving mens rea and inter-institutional bureaucracy. Therefore, the implementation of the strict liability principle for fintech operators is recommended to mitigate the risk of cyberbullying in the future.
Literasi Hukum: Melindungi Konsumen Digital dari Penipuan, Kebocoran Data, dan Klausula Baku Mieke Aprilia Utami; Putri Gemala Sari; Natan Tebai; Susanti; Suriyadi
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): September
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i3.2091

Abstract

Perkembangan transaksi digital melalui marketplace memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas jual beli secara daring. Namun, peningkatan penggunaan marketplace juga diikuti oleh berbagai permasalahan, seperti penipuan online, penyalahgunaan data pribadi, dan penggunaan klausula baku yang sering kali belum dipahami oleh konsumen. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peningkatan literasi hukum agar masyarakat mampu memahami hak dan kewajibannya dalam melakukan transaksi digital secara aman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai perlindungan hukum konsumen melalui sosialisasi dan pendampingan terkait transaksi digital yang aman. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi kebutuhan mitra, penyusunan materi, sosialisasi secara luring (offline), pendampingan secara daring (online), diskusi interaktif, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai cara mengenali modus penipuan online, pentingnya menjaga keamanan data pribadi, memahami klausula baku pada marketplace, serta mengetahui mekanisme perlindungan hukum apabila mengalami kerugian dalam transaksi digital. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi hukum peserta dan diharapkan dapat mendukung terciptanya perilaku masyarakat yang lebih cerdas, aman, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan marketplace sebagai sarana transaksi digital.