Cut Putri Ellyana
Universitas Iskandar Muda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kualitas Pelayanan Pelaksanaan Program Kebersihan, Keindahan, dan Ketertiban (K3) di Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Cut Putri Ellyana
Stigma Jurnal Ilmu Sosial Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh memiliki tugas untuk menangani masalah sampah, namun hingga kini masalah tersebut belum sepenuhnya teratasi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas pengelolaan sampah dalam pelaksanaan program Kebersihan, Keindahan, dan Ketertiban (K3) di Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program K3 cukup memuaskan, dengan akses pengaduan masyarakat melalui web, telepon, email, dan media sosial. DLHK3 menyediakan pelayanan kebersihan dengan menempatkan petugas yang terampil dan beretika serta menyediakan wadah komunal di lokasi strategis. Pengelolaan sampah dilakukan dengan pemilahan melalui metode 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan pengangkutan sampah berdasarkan tiga zona waktu operasional. Disarankan agar DLHK3 mengembangkan pengelolaan sampah yang bernilai ekonomis serta meningkatkan sosialisasi untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan.   The Banda Aceh City Environmental, Cleanliness, and Beauty Service (DLHK3) is responsible for waste management; however, the waste problem has not been fully resolved. This study aims to assess the quality of waste management in the implementation of the Cleanliness, Beauty, and Order (K3) program in Meuraxa District, Banda Aceh. Using a qualitative method, the results showed that the implementation of the K3 program was satisfactory, with access to public complaints via the web, phone, email, and social media. DLHK3 provides cleaning services by assigning skilled and ethical officers and offering communal containers at strategic locations. Waste management is carried out through sorting using the 3R method (Reduce, Reuse, Recycle) and waste transportation, based on three operational time zones. It is recommended that DLHK3 further develop waste management to create economic value and increase outreach to improve public awareness of the importance of sustainable waste management.  
Kualitas Pelayanan Pelaksanaan Program Kebersihan, Keindahan, dan Ketertiban (K3) di Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Cut Putri Ellyana
Stigma Jurnal Ilmu Sosial Politik dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/stigma.v3i1.437

Abstract

Dinas Kebersihan dan Keindahan Keindahan Kota Banda Aceh (DLHK3) mempunyai tugas membantu masyarakat dalam menangani sampah, namun permasalahan sampah masih belum terselesaikan secara tuntas. DLHK3 memiliki tugas pelayanan publik dalam penanganan sampah, tetapi permasalahan sampah sampai saat ini belum sepenuhnya teratasi. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui kualitas pengelolaan sampah pada pelaksanaan program Kebersihan, Keindahan, dan Ketertiban (K3) di Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil Penelitian didapatkan kualitas program K3 cukup memuaskan, akses pengaduan melalui web, telepon, email dan sosial media. DLHK3 menjamin pelayanan dengan menempatkan petugas yang memiliki pengetahuan dan etika. DLHK3 menyediakan wadah komunal dan kontainer di beberapa lokasi strategis. Pengelolaan sampah dilakukan dengan mengumpulkan dan mengangkut sampah dengan tiga zona yaitu pukul 06.00-10.00 (zona I), 08.00-12.00 (zona II) dan 20.00-24.00 (zona III). Pemilahan dengan metode 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Pembuangan sampah dengan cara memisahkan antara sampah organik dan sampah anorganik dengan menggunakan teknik Waste Collecting Point yang meliputi penataan sampah dari sumbernya, perencanaan pemilahan, pengelolaan, penyiapan petugas dan pengangkutan. Disarankan DLHK3 mengembangkan pengelolaan sampah agar bernilai ekonomis serta melaksanakan sosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan sampah secara berkelanjutan.   The Banda Aceh City Cleanliness and Beautification Department (DLHK3) has the task of helping the community in dealing with waste, but the waste problem has still not been completely resolved. DLHK3 has a public service task in handling waste, but the waste problem has not been completely resolved to date. The aim of this research is to determine the quality of waste management in the implementation of the Cleanliness, Beauty and Order (K3) program in Meuraxa District, Banda Aceh City. This study uses a qualitative method. The research results showed that the quality of the K3 program was quite satisfactory, access to complaints was via the web, telephone, email and social media. DLHK3 guarantees service by placing officers who have knowledge and ethics. DLHK3 provides communal containers and containers in several strategic locations. Waste management is carried out by collecting and transporting waste in three zones, namely 06.00-10.00 (zone I), 08.00-12.00 (zone II) and 20.00-24.00 (zone III). Sorting using the 3R method (Reduce, Reuse, Recycle). Waste disposal is done by separating organic waste from inorganic waste using the Waste Collecting Point technique which includes arranging waste from the source, sorting planning, management, preparation of personnel and transportation. It is recommended that DLHK3 develop waste management so that it has economic value and carry out outreach to increase public knowledge about sustainable waste management.