Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH HAMDAN ROBBANI
ABDUSSALAM: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Islam Vol. 1 No. 2 (2025): ABDUSSALAM: JURNAL PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN ISLAM
Publisher : ABDUSSALAM: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Critical thinking skills are essential competencies in dealing with the complexities of the 21st century. This research aims to analyze the effectiveness of Problem-Based Learning (PBL) in developing students' critical thinking skills. The method used is a literature study by analyzing literature from books, journals, and trusted articles. The results showed that PBL was able to improve students' ability to analyze problems, evaluate information, and formulate solutions through a collaborative process. The implications of this research emphasize the importance of integrating PBL in the educational curriculum to equip students with critical thinking skills relevant to the needs of the digital era.
Pelatihan Kepanduan Penghela Hizbul Wathan Untuk Meningkatkan Keterampilan Kepemimpinan Dan Mountaineering Pada Siswa SMK Muhammadiyah 2 Lekok Hamdan Robbani; Yuliastutik Yuliastutik
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Oktober-Nopember
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i3.76

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kepemimpinan dan pendakian gunung siswa melalui Pelatihan Kepanduan Penghela Hizbul Wathan (HW) di SMK Muhammadiyah 2 Lekok, Kabupaten Pasuruan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 20 siswa aktif HW, dua pembina, dan satu guru kesiswaan sebagai kolaborator. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan (Juli–September 2025) melalui tiga siklus tindakan: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dokumentasi, serta kuesioner pre-test dan post-test . Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada aspek keterampilan kepemimpinan sebesar 34,4%, dan keterampilan pendakian gunung sebesar 55,8%. Peserta menunjukkan peningkatan dalam komunikasi, tanggung jawab, pengambilan keputusan, serta kemampuan teknis seperti navigasi darat, penggunaan tali-temali, dan manajemen risiko di alam terbuka. Pendekatan PAR terbukti efektif dalam menumbuhkan partisipasi aktif, kolaborasi, dan rasa tanggung jawab peserta. Selain keterampilan teknis, pelatihan ini juga berfungsi sebagai sarana pelatihan karakter dan spiritual berbasis nilai-nilai Islam seperti amanah, ukhuwah, dan tanggung jawab sosial. Dengan demikian, pelatihan kepanduan berbasis pendakian gunung dapat menjadi model pendidikan karakter terintegrasi di sekolah kejuruan, sejalan dengan semangat Merdeka Belajar dan penguatan Profil Pelajar Pancasila .
Pelatihan Pemanfaatan Pelepah Dan Bonggol Pisang Sebagai Penunjang Ekonomi Kreatif Di Desa Logowok Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan Hamdan Robbani; Ely Masnawati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Ponpes As-Salafiyyah Asy-Syafi'iyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71305/jpkm.v1i1.185

Abstract

Salah satu bentuk pengamalan dharma perguruan tinggi adalah melalui pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh para relawan di tengah masyarakat (Kementerian Sekretariat Negara RI, 2012). Desa Logowok adalah suatu desa yang terletak di kecamatan Pohjentrek kabupaten Pasuruan Provinsi Jawa Timur. Desa ini memiliki 3 Dusun (RW) dan 11 RT, yang mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai pengrajin mebel, dan sebagian besar bekerja sebagai petani. Kebun Desa Logowok banyak  yang di tanami pohon-pohon pisang sehingga banyak pohon-pohon pisang di Desa Logowok namun masyarakat dan aparat desa Logowok masih belum memanfaatkan pohon pisang dengan baik. Kami memutuskan untuk mengubah pelepah sisa dari batang pisang yang kurang dimanfaatkan menjadi keripik untuk mengatasi penumpukan. Pra-pemrosesan, pemrosesan, dan pasca-pemrosesan adalah tiga fase utama dalam produksi keripik ini. Untuk memberikan gambaran secara menyeluruh mengenai program kerja pembuatan keripik pelepah pisang selama pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Logowok, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, maka digunakan pendekatan kualitatif dengan model deskriptif-eksplanatoris dalam penulisan artikel ini. Mengetahui fenomena tersebut, kami berinisiatif memanfaatkan limbah pohon pisang tersebut menjadi olahan makanan ringan seperti membuat keripik pelepah pisang dan keripik bonggol pisang.