Fuly Benda
Universitas Tompotika Luwuk

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Koordinasi Camat Dalam Proses Pembangunan Di Kecamatan Kintom Kabupaten Banggai.: District Head Coordination in the Development Process in Kintom District, Banggai Regency. Fuly Benda
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Kebaijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koordinasi sangat diperlukan dalam suatu organisasi besar dan kompleks, termasuk bagi Pemerintah Kecamatan Kintom Kabupaten Banggai, dimana berbagai fungsi dan kegiatan Kecamatan harus dilakukan oleh barbagai satuan kerja secara terpadu dan simultan, koordinasi merupakan salah satu fungsi administrasi, sehingga jika fungsi koordinasi tidak dilaksanakan secara baik dengan sendirinya akan berpengaruh terhadap fungsi-fungsi lainnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis koordinasi Camat dalam proses pembangunan di Kantor Kecamatan Kintom, menggunakan teori Hasibuan (2006) tentang koordinasi vertikal (antar tingkat hierarki) dan horizontal (antar unit setara). Manfaat penelitian ini Secara teoritik menambah khasanah pengetahuan Ilmu Administrasi Publik. Secara praktis, menjadi masukan evaluasi koordinasi Pemerintah Kecamatan Kintom. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif kualitatif, informan purposive (7 orang), data primer-sekunder via observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis: Reduksi data, penyajian, dan kesimpulan. Hasil penelitian menjukkan bahwa Koordinasi secara keseluruhan belum optimal. Koordinasi horizontal (dengan UPTD) lemah, sementara vertikal (laporan, usulan, petunjuk ke staf dan pemerintah desa/kelurahan) berjalan baik.
Pengembangan Sumber Daya Manusia Pada Pemerintah Kecamatan Kintom Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah: Human Resource Development in the Government of Kintom Subdistrict, Banggai Regency, Central Sulawesi Province Fuly Benda
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v10i1.1163

Abstract

Pemerintah kecamatan memegang peran krusial dalam koordinasi pemerintahan, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat sebagai implementasi desentralisasi. Optimalisasi peran ini sangat bergantung pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni, yang berpengaruh terhadap pencapaian tujuan dan sasaran kecamatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pengembangan SDM pada Pemerintah Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi di Kecamatan Kintom. Tujuh (7) informan dipilih secara purposive. Data primer dan sekunder dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif (kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengembangan SDM di Kecamatan Kintom belum terlaksana secara optimal. Pengembangan SDM berdasarkan aspek Belajar dan Pengembangan telah berjalan optimal. Namun, aspek Pendidikan dan Pelatihan, yang merupakan bagian dari teori Michael Armstrong, masih belum maksimal. Peningkatan kedua aspek ini sangat diperlukan untuk mengoptimalkan kinerja aparatur dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi.
PERAN KОMISI PEMILIHAN UMUM KPU DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI PОLITIK PEMILIH PEMULA PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2023 DI KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN: THE ROLE OF THE GENERAL ELECTION COMMISSION (KPU) IN INCREASING THE POLITICAL PARTICIPATION OF FIRST-TIME VOTERS IN THE 2023 GENERAL ELECTION IN BANGGAI KEPULAUAN REGENCY Fuly Benda; ni luh titi indayani
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v11i1.1172

Abstract

Pemilih pemula merupakan kelompok strategis yang menentukan kualitas demokrasi, sehingga peningkatan partisipasi politik mereka menjadi perhatian utama dalam setiap penyelenggaraan pemilihan umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam meningkatkan partisipasi politik pemilih pemula pada Pemilihan Umum Tahun 2023 di Kabupaten Banggai Kepulauan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPU Banggai Kepulauan menjalankan beberapa strategi, antara lain pendidikan pemilih melalui program sosialisasi di sekolah menengah, kerja sama dengan organisasi kepemudaan, pemanfaatan media sosial, serta penyediaan informasi kepemiluan yang mudah diakses. Upaya tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran politik, pemahaman terhadap prosedur pemilu, dan motivasi untuk menggunakan hak pilih. Namun, implementasi program masih menghadapi kendala berupa keterbatasan anggaran, kurangnya koordinasi dengan lembaga pendidikan, serta rendahnya minat sebagian pemilih pemula terhadap isu politik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran KPU sangat penting dalam membangun partisipasi politik generasi muda, tetapi diperlukan penguatan strategi yang lebih kreatif, kolaboratif, dan berkelanjutan untuk memastikan keterlibatan pemilih pemula pada pemilu selanjutnya.
ANALISIS KEBIJAKAN DESA KERUKUNAN TANGGUH DI DESA MALINO, KECAMATAN BANGGAI SELATAN, KABUPATEN BANGGAI LAUT: ANALYSIS OF THE POLICY OF RESILIENT HARMONY IN MALINO VILLAGE, SOUTH BANGGAI DISTRICT, BANGGAI LAUT REGENCY Fuly Benda
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v13i2.1208

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kebijakan pelaksanaan program Desa Kerukunan Tangguh di Desa Malino, Kecamatan Banggai Selatan, Kabupaten Banggai Laut. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Teknik penentuan informan dilakukan secara snowball sampling, yaitu menentukan informan berdasarkan rekomendasi dari informan sebelumnya hingga data diperoleh dianggap jenuh. Informan penelitian ini terdiri dari Kepala Desa Malino, Sekretaris Desa Malino, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banggai Laut, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Laut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori William N. Dunn yang meliputi tahap perumusan masalah, analisis kebijakan, dan rekomendasi, serta didukung dengan teori Iceberg untuk mengidentifikasi akar penyebab dari belum adanya regulasi khusus terkait program Desa Kerukunan Tangguh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hingga saat ini program Desa Kerukunan Tangguh di Desa Malino belum memiliki regulasi atau Peraturan Desa (Perdes) sebagai dasar hukum pelaksanaannya. Hal ini disebabkan karena kewenangan penyusunan regulasi diserahkan kembali kepada desa, sementara desa belum memiliki kapasitas sumber daya manusia serta pendampingan teknis yang memadai. Pihak Kesbangpol menjelaskan bahwa desa memiliki kewenangan untuk membuat Peraturan Desa sebagai tindak lanjut dari Surat Keputusan Bupati, sedangkan Kementerian Agama menegaskan bahwa secara nasional program ini hanya mengacu pada pedoman umum Desa Sadar Kerukunan tanpa adanya regulasi khusus. Berdasarkan analisis tersebut, peneliti memberikan rekomendasi agar Pemerintah Desa Malino menyusun regulasi khusus dalam bentuk Peraturan Desa, membentuk forum kerukunan umat beragama di tingkat desa, serta meningkatkan kapasitas aparatur desa melalui pendampingan teknis dari instansi terkait.
EFEKTIVITAS DANA DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA, DI DESA TIRTASARI KECAMATAN TOILI KABUPATEN BANGGAI: THE EFFECTIVENESS OF VILLAGE FUNDS IN EMPOWERING VILLAGE COMMUNITIES IN TIRTASARI VILLAGE, TOILI DISTRICT, BANGGAI REGENCY Fuly Benda; NI LUH TITI INDAYANI
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v14i1.1355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dana desa dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Tirtasari, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai. Dana desa yang bersumber dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pemberdayaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pemerintah desa dan masyarakat setempat. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penggunaan dana desa di Desa Tirtasari tergolong cukup efektif, terutama dalam pembangunan infrastruktur desa. Namun, dalam aspek pemberdayaan masyarakat, efektivitasnya masih belum optimal. Program pemberdayaan seperti pelatihan usaha kecil dan kegiatan padat karya telah dilaksanakan, tetapi partisipasi masyarakat masih rendah dan belum merata. Faktor pendukung efektivitas dana desa meliputi dukungan pemerintah dan ketersediaan anggaran, sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya sosialisasi program, serta minimnya inovasi dalam pemberdayaan masyarakat