Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Jejak Intelektual Kiai Sholeh Darat: Pemikiran dan Warisan Intelektual dalam Sejarah Islam Nusantara Abad ke-19 Rahmantika, Dini; Moh. Ashif Fuadi; Retno Sundary
Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities Vol. 6 No. 02 (2025): Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/isnad.v6i02.13155

Abstract

Kiai Muhammad Soleh bin Umar al-Samarani (Kiai Soleh Darat) merupakan salah satu ulama Nusantara paling berpengaruh pada abad ke-19 yang berperan penting dalam transmisi dan popularisasi keilmuan Islam di Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran, kontribusi, dan warisan intelektual Kiai Soleh Darat, khususnya dalam konteks dialektika Islam dan budaya Jawa. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks dan sejarah, penelitian ini menunjukkan bahwa Kiai Soleh Darat tidak hanya berfungsi sebagai penerjemah, tetapi juga sebagai pengarang produktif yang menghadirkan karya-karya orisinal dalam bahasa Jawa dengan aksara Arab Pegon. Karyanya meliputi bidang tafsir, fikih, tasawuf, dan akidah, dengan corak pemikiran yang menekankan harmonisasi antara syariat dan hakikat. Penggunaan aksara Pegon menjadi strategi efektif dalam menyampaikan ajaran Islam kepada masyarakat awam, sekaligus menjadi upaya pelestarian budaya literasi lokal di tengah tekanan politik dan budaya kolonial Belanda. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran Kiai Soleh Darat menjadi salah satu fondasi penting dalam perkembangan tradisi keilmuan pesantren dan turut membentuk wajah Islam Jawa yang moderat, kontekstual, dan membumi. Kata Kunci: Kiai Soleh Darat; Islam Nusantara; Aksara Pegon; Karya Pegon; Abad ke-19
"NU KLATEN UTARA DALAM BAYANG SANG SURYA: SEJARAH, TANTANGAN, DAN TRANSFORMASI (1998–2024)" Moh. Ashif Fuadi; Muhammad Farrel Sajid; Retno Sundary
Vol. 3 No. 1 (2025): Proceeding of International Conference on Cultures & Languages 2025 745-758
Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini meneliti mengenai respon Perkembangan NU di Klaten Utara pada tahun 1998-2024. Fokus penelitian ini adalah membahas mengenai status minoritas NU di Klaten Utara ini dapat memicu beberapa pertanyaan krusial. Bagaimana strategi NU untuk tetap eksis dan mengembangkan diri di tengah dominasi Muhammadiyah. Berdasarkan permasalahan yang ada, metode penelitain ini yang digunakan adalah metode sejarah yaitu meliputi pemilihan topik, heuristik atau pengumpulan data, verifikasi atau kritik sejarah, interpretasi atau penafsiran, dan historiografi atau penulisan sejarah. Teknik pengumpulan data didapatkan melalui arsip tertulis yang didapatkan di kantor PCNU Klaten dan Anggota pengurus MWC Klaten Utara. Hasil dari penelitian ini sebagai bagian dari upaya memperkuat peran dalam masyarakat, NU Klaten Utara menghadapi tantangan tersendiri sebagai kelompok yang relatif minoritas dibandingkan dengan Muhammadiyah. Namun, kondisi ini tidak menghalangi semangat organisasi dalam berkontribusi secara aktif bagi pemberdayaan komunitas, khususnya warga NU sendiri. Dengan berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dan prinsip kebersamaan, NU Klaten Utara terus berupaya membangun ekosistem yang mendorong kemajuan sosial dan spiritual bagi umat. Salah satu strategi yang diterapkan adalah penyelenggaraan pengajian rutin, yang tidak hanya berfungsi sebagai wadah pembelajaran agama tetapi juga sebagai sarana mempererat tali ukhuwah Islamiyah di kalangan masyarakat. Selain itu, organisasi ini menjalin kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan dan lembaga sosial, memungkinkan sinergi dalam upaya pemberdayaan dan pelayanan masyarakat secara lebih luas.