Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Siswa Kelas Rendah di SDN 76 Kota Bengkulu: Penelitian Agustiyani, Yana; Febrianti, Marlina; Suradi, Ahmad; Septiria, Dalima; Kurniawan, Kurniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada siswa kelas rendah di SDN 76 Kota Bengkulu serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru dan siswa kelas I–III. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi telah diterapkan melalui tiga aspek utama, yaitu diferensiasi konten, proses, dan produk. Diferensiasi konten dilakukan dengan menyesuaikan materi sesuai tingkat kemampuan siswa, diferensiasi proses melalui penggunaan metode pembelajaran yang variatif, serta diferensiasi produk melalui pemberian kebebasan kepada siswa dalam mengekspresikan hasil belajar. Penerapan pembelajaran ini terbukti mampu meningkatkan keaktifan, motivasi, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Faktor pendukung meliputi kebijakan Kurikulum Merdeka, kreativitas guru, serta ketersediaan media pembelajaran. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, jumlah siswa yang banyak, serta pemahaman guru yang belum optimal. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan yang efektif dalam menciptakan pembelajaran yang inklusif dan bermakna, namun masih memerlukan penguatan dalam implementasinya.