This Author published in this journals
All Journal EDUTECH
Asnawi, Akhmad
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN BUDAYA LITERASI KITAB SUCI SEBAGAI PENDUKUNG KUALITAS PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI 1 GEMOLONG Sumaryono, Sumaryono; Asnawi, Akhmad; Khikmah, Eni Nur; Darsinah, Darsinah; Sutopo, Anam
Education Studies and Teaching Journal (EDUTECH) Vol. 3 No. 1 (2026): Education Studies and Teaching Journal
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/23tp2032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun budaya literasi kitab suci, implementasinya, serta dampaknya terhadap kualitas pembelajaran di SMA Negeri 1 Gemolong. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru pendidikan agama, wali kelas, dan siswa. Data dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kepala sekolah menerapkan kepemimpinan spiritual dan transformasional melalui penerbitan regulasi internal, keteladanan, dan penyediaan fasilitas inklusif bagi seluruh agama; (2) Budaya literasi kitab suci diimplementasikan melalui pembiasaan 15 menit sebelum jam pelajaran pertama yang dipantau melalui buku kendali digital; (3) Budaya literasi ini berdampak signifikan pada kualitas pembelajaran, ditandai dengan peningkatan regulasi emosi siswa, penurunan tingkat pelanggaran disiplin, dan terciptanya iklim kelas yang kondusif yang bermuara pada peningkatan konsentrasi akademik. Tantangan berupa inkonsistensi motivasi siswa diatasi melalui pendekatan coaching dan pelibatan orang tua. Penelitian ini merekomendasikan pelembagaan program ini dalam kebijakan pendidikan karakter di tingkat daerah.