This Author published in this journals
All Journal Majalah Farmasetika
Purba, Sartika
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Formulasi Sediaan Hand Sanitizer Spray Ekstrak Etanol Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Dan Uji Antibakteri Terhadap Staphylococcus aureus Sari, Melia; Nasution, Ahmad Faisal; Khairah, Miftahul; Purba, Sartika
Majalah Farmasetika Vol. 11 No. 3, Tahun 2026 (In Press)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v11i3.70459

Abstract

Hand sanitizer dalam bentuk spray memiliki daya bunuh kuman yang lebih efektif. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antimikroba adalah tanaman belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dengan kandungan flavonoid, alkaloid, saponin, steroid dan tanin. Hand sanitizer yang terbuat dari bahan alam lebih aman bagi kulit yang sensitif dan dapat mengurangi resiko iritasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat sediaan hand sanitizer spray dari ekstrak buah belimbing wuluh. Metode  penelitian merupakan penelitian eksperimental dengan tahap awal pengambilan bahan sampel, pembuatan simplisia serta pembuatan ekstrak dan pembuatan sediaan hand sanitizer spray dari ekstrak etanol buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.)  dengan konsentrasi 10%, 12% dan 15% dan menguji aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Hasil penelitian yaitu ekstrak etanol buah belimbing wuluh dapat diformulasikan menjadi hand sanitizer, memiliki uji evaluasi sediaan yang baik dan juga sebagai aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan zona hambat F1 (10%) sebesar (7,92±1,2 mm), F2 (12%) sebesar (9,58±0,7 mm), F3 (15%) sebesar (11,63±1,8 mm). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah sediaan hand sanitizer spray ekstrak etanol buah belimbing wuluh memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan konsentrasi yang efektif yaitu F3 (15%) dikatakan dalam kategori “sedang”.