Widya Utari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh Proporsi Tenaga Kerja dan Eksternalitas Aglomerasi Terhadap PDRB Industri Sektor Manufaktur di Indonesia Widya Utari; Fitrawaty Fitrawaty; Dede Ruslan
Jurnal Riset Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2026): May: Jurnal Riset Akuntansi
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jura-itb.v4i2.3828

Abstract

This study aims to analyze the effect of labor proportion and industrial agglomeration externalities on the Gross Regional Domestic Product (GRDP) of the manufacturing sector in Indonesia. This research employs a quantitative approach using panel data covering 34 provinces over the period 2019–2023. The independent variables include labor proportion and industrial externalities represented by specialization index (MARshall–Arrow–Romer/MAR), competition (Porter), and diversity (Jacobs). The analysis method uses panel data regression with model selection through Chow, Hausman, and Lagrange Multiplier tests, where the Random Effect Model (REM) is selected as the best estimation model. The results show that labor proportion and MAR externalities have a positive and significant effect on manufacturing GRDP, highlighting the important role of labor and industrial specialization in driving regional output growth. In contrast, Porter and Jacobs externalities do not have a significant effect, indicating that industrial competition and diversity have not yet contributed substantially to manufacturing sector performance during the study period. Simultaneously, all independent variables significantly affect GRDP, although the model’s explanatory power remains relatively limited. These findings suggest that the growth of Indonesia’s manufacturing sector is more influenced by labor and industrial concentration rather than competition and diversification dynamics, and that other factors outside the model also play an important role in determining manufacturing sector performance.
Kajian Sosiologi Feminisme dalam Cerpen Perempuan Musim Pagi Karya Emasta Evayanti Simanjuntak Siti Adila Putri Kurnia; Widya Utari; Fri Silvia Simanjuntak; Fitriani Lubis
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 1 (2022): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v5i1.1201

Abstract

Karya sastra dapat menjadi wadah bagi pengarang dalam mengutarakan dan mengungkapkan perasaaan, emosi, serta pemikirannya pada suatu tulisan dengan berbagai macam gaya tulisan. Di dalam kaitan karya sastra dengan masyarakat, asumsi yang berlaku adalah bahwa karya sastra adalah potret dari kondisi sosial masyarakat. Pada karya sastra cerpen sendiri banyak sekali yang menceritakan permasalahan-permasalahan yang sudah sedari dulu terjadi di kehidupan nyata. Isu feminisme yang berhubungan erat dengan sosial masyarakat sosiologi banyak ditemukan pada kehidupan nyata mau pun karya sastra. Praktik penerapan pendekatan sosiologi sastra di Indonesia terkini ada anggapan bahwa sosiologi sastra tidak cocok dengan kritik sastra feminis meski sudah jamak diketahui bahwa feminisme tidak bisa lepas dari konstruk sosial dan praktik patriarki di dalam masyarakat. Kritik sastra diperlukan untuk melihat lebih mendalam permasalahan tersebut pada suatu karya sastra. Oleh karena itu, Artikel ini hendak menunjukkan bentuk- bentuk sosiologi feminisme dalam cerpen Perempuan Musim Pagi karya Emasta Evayanti Simanjuntak pada buku antologi cerpen berjudul Tiur dan Poltak. Metode pengumpulan data menggunakan metode pembacaan cermat ekstensif terhadap literatur yang bertautan dengan sosiologi sastra, sosiologi feminis, dan kritik sastra feminis. Berdasarkan hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa bentuk-bentuk sosilogi feminisme berupa kekerasan emosional, kejahatan seksual, dan kejahatan publik.