Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) merupakan lembaga pendidikan nonformal yang berperan penting dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an pada anak. Namun dalam pelaksanaannya, beberapa TPA masih menghadapi kendala dalam pengelolaan sistem pembelajaran, khususnya ketika siswa dengan tingkat kemampuan bacaan yang berbeda belajar dalam satu kelas yang sama. Permasalahan tersebut juga ditemukan di TPA As Siroj Desa Kambeng Kecamatan Slahung, di mana siswa dengan tingkat bacaan mulai dari Iqra hingga Juz ‘Amma mengikuti pembelajaran dalam satu kelas dengan satu orang guru sehingga proses pembelajaran menjadi kurang efektif. Kegiatan ini bertujuan untuk menata metode pembelajaran melalui klasifikasi tingkat bacaan siswa agar proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih terarah. Kegiatan ini menggunakan Pendekatan pengbdian Tematik, dengan melakukan manajemen Klasifikasi dengan metode placement test, small Group Discussion dan Fun Game yang terstruktur dalam tahapan yang focus dalam penyelesaian masalah. Adapun tahapan pengabdian yang dilakukan antara lain; 1). tahapan identifikasi permasalahan, 2). Analisis kebutuhan pembelajaran, 3).perancangan sistem klasifikasi tingkat bacaan, 4). Pelaksanaan, dan 5). evaluasi. Hasil kegiatan pasca penerapan klasifikasi tingkat bacaan mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran dan membuat siswa lebih fokus, serta memudahkan guru dalam mengelola kelas. Dengan demikian, penataan sistem pembelajaran berbasis klasifikasi tingkat bacaan dapat menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di TPA As Siroj Desa Kambeng.