p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Paripalaka Sriwijaya
Naurah Salsabila
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sriwijaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM “PINTAR” MELALUI EDUKASI ISI PIRINGKU BERBASIS PANGAN LOKAL SEBAGAI UPAYA KETAHANAN PANGAN DAN PENCEGAHAN GIZI BURUK PADA BALITA DI DESA SUGIH WARAS Eva Elfrida Pardede; Naurah Salsabila; Anggun Melani; Nujjiya Lathifan Pasya; Radhya Fasha Daffa; Yolanda Maharani
PARIPALAKA SRIWIJAYA Vol 2 No 1 (2026): Paripalaka Sriwijaya
Publisher : Departement of Environmental Health, Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/paripalaka.2026.2.1.42-50

Abstract

Masalah ketahanan pangan dan gizi buruk pada balita masih menjadi tantangan di Indonesia, terutama di daerah pedesaan dengan keterbatasan akses informasi dan makanan bergizi. Program Pemberdayaan Ibu Gizi Baik Anak Tanggap (PINTAR) dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang pola makan sehat berbasis pangan lokal yang mengadaptasi pedoman “Isi Piringku”. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sugih Waras, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim dengan metode edukasi partisipatif dan interaktif dengan melibatkan 30 orang ibu balita sebagai sasaran. Proses pelaksanaan meliputi pre-test, penyuluhan menggunakan media visual, diskusi, kuis, pemberian poster dan embedding salah satu menu, serta post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan sasaran yang signifikan dengan kategori baik, dari 40% sebelum penyuluhan menjadi 96,7% setelah penyuluhan. Oleh karena itu, pendekatan edukasi berbasis pangan lokal ini mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu-ibu balita tentang pentingnya gizi seimbang, sehingga program ini dapat menjadi strategi yang efektif dan berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan pangan rumah tangga dan mencegah masalah gizi sejak dini.   
PENINGKATAN PEMAHAMAN PUBERTAS DAN PERAWATAN DIRI SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA DISABILITAS INTELEKTUAL DI SLB-C YPAC PALEMBANG Rini Anggraini; Yona Wia Sartika Sari; Tiara Dwi Adelia; Novia Sri Anda Yani; Nadilla Nur Hafizah; Naurah Salsabila; Shofia Shofia
PARIPALAKA SRIWIJAYA Vol 2 No 1 (2026): Paripalaka Sriwijaya
Publisher : Departement of Environmental Health, Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/paripalaka.2026.2.1.81-91

Abstract

Remaja dengan disabilitas intelektual tetap mengalami perubahan fisik dan hormonal seperti remaja pada umumnya, namun seringkali memiliki keterbatasan dalam memahami dan merespons perubahan tersebut, termasuk saat menstruasi. Rendahnya pemahaman mengenai pubertas dan manajemen perawatan diri saat menstruasi dapat meningkatkan risiko ketidakhigienisan, kecemasan, bahkan kekerasan seksual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan remaja disabilitas intelektual di SLB-C YPAC Palembang mengenai pubertas dan perawatan diri saat menstruasi. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan edukatif-partisipatif menggunakan media boneka kardus, pembalut, dan celana dalam sekali pakai, serta penyampaian materi dengan bahasa yang ramah anak dan mudah dipahami. Evaluasi dilakukan melalui observasi praktik ulang dan tanya jawab. Pendekatan edukatif-partisipatif menunjukkan sudah cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja perempuan penyandang disabilitas intelektual mengenai perubahan fisik saat pubertas dan perawatan diri saat menstruasi. Hal ini dapat dibuktikan melalui partisipasi yang antusias dari sasaran tingkat SMP-SMA, baik dalam merespon penyampaian materi maupun melakukan demonstrasi secara langsung. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian dan kesiapan remaja disabilitas intelektual dalam merawat diri selama masa pubertas.