Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Penerapan Fungsi-Fungsi Manajemen Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar Negeri Panca Tunggal Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Rini Apriyani; Deviana Susanti; Siti Khoiriah
Melayani: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Melayani : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/melayani.v2i3.317

Abstract

Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Tujuan pendidikan adalah menciptakan seseorang yang berkualitas dan berkarakter sehingga memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu cita- cita yang di harapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di dalam berbagai lingkungan. Karena pendidikan itu sendiri memotivasi diri kita untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan.Dengan perkembangan zaman di dunia pendidikan yang terus berubah dengan signifikan sehingga banyak merubah pola pikir pendidik, dari pola pikir yang awam dan kaku menjadi lebih modern. Hal tersebut sangat berpengaruh dalam kemajuan pendidikan di Indonesia salah satunya adalah Sekolah Dasar Negeri Panca Tunggal yang terletak didesa Panca Tunggal Kecamatan Belitang Jaya Kabupaten Ogan Komering Ulu yang ingin mengembangkan proses belajar mengajar agar lebih mudah dipahami oleh siswa sehingga melahirkan generasi yang berkualitas. Manajemen pada umumnya merupakan proses penentuan tujuan atau sasaran yang hendak dicapai dan menetapkan jalan dan sumber yang dipergunakan untuk mencapai tujuan yang seefesien dan seefektif mungkin. Demikian pula halnya jika dikaitkan dengan pendidikan. Respon terhadap harapan tersebut, tentunya tidak lepas dengan adanya usaha pihak sekolah untuk memperbaiki kinerjanya, khususnya dalam menyusun dan melaksanakan manajemen organisasi kependidikan yang tentunya memiliki pengaruh yang besar terhadap kesuksesan pendidikan. Karena dengan bermutunya kualitas penyusunan dan pelaksanaan pendidikan dapat mengantar setiap instansi pada umumnya dalam mencapai kesuksesan (Sagala, 2001:99). Dalam mewujudkan suatu pendidikan yang bermutu tentunya dibutuhkan suatu manajemen yang baik. Manajemen yang baik itu tentunya mengacu pada fungsi-fungsi manajemen itu sendiri, dimana fungsi-fungsi yang dimaksudkan tidak lain adalah POAC. Manajemen harus di terapkan dalam upaya penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar karena dengan menerapkan aspek manajemen seperti perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), pengawasan (controlling).
Analisis Sumber Dan Penggunaan Modal Kerja Pada Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Belitang III Oku Timur Darmanah Darmanah; Sri Sarwo Sari; Kasinem Kasinem; Amaludin Amaludin; Rini Apriyani
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/s0t17x52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sumber dan penggunaan modal kerja pada Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Belitang III OKU Timur. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif sebagai pelengkap, untuk mengevaluasi efisiensi dan stabilitas modal kerja berdasarkan data keuangan tahun 2021 hingga 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber modal kerja koperasi berasal dari simpanan anggota, sisa hasil usaha (SHU) yang ditahan, pinjaman dari lembaga keuangan, serta dana bergulir. Modal kerja digunakan untuk operasional utama yaitu pemberian pinjaman, investasi aset lancar, dan kebutuhan harian. Disimpulkan bahwa pengelolaan modal kerja sudah cukup baik, namun perlu ditingkatkan dari sisi efisiensi dan likuiditas.