Deviana Susanti
STIE Trisna Negara OKU Timur, Sumatera Selatan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN MUTU DAN DAYA SAING ATAS DASAR PERENCANAAN LABA DENGAN SISTEM BREAK EVENT POINT Deviana Susanti
Jurnal AKTUAL Vol 15, No 1 (2017): Jurnal AKTUAL
Publisher : STIE Trisna Negara OKU Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.864 KB) | DOI: 10.47232/aktual.v15i1.10

Abstract

Dalam proses peningkatan mutu (QI) Quality Improvement adalah pendekatan sistematis dan formal terhadap analisis kinerja praktik dan upaya untuk meningkatkan kinerja dengan tujuan memonitor mutu dan layanan maupun produk yang langsung mengarah pada hasil barang, sehingga kualitasnya akan menjadi meningkat dan dapat memuaskan seluruh pelanggan yang berupa barang/jasa. Sehingga mampu memberikan kepuasan yang tersendiri oleh konsumen hingga pada tahap tingkatan yang cukup atau lebih. Untuk itu dibutuhkan strategi pemasaran yang menuju sasaran dan secara berkelanjutan. Dalam hal ini akan bias terciptanya daya saing antara di berbagai perusahaan. 
ANALISIS STRATEGI HARGA TERHADAP PENINGKATAN PERMINTAAN PADA PT. NATHANI INDONESIA BELITANG OGAN KOMERING ULU TIMUR Kadek Sri Lestari; Deviana Susanti
Jurnal Trisna Riset Vol 1, No 1 (2020): Jurnal Trisna Riset
Publisher : STIE Trisna Negara OKU Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.1 KB) | DOI: 10.47232/trisnariset.v1i1.59

Abstract

PT. Nathani Indonesia Cabang Belitang Ogan Komering Ulu Timur adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam penjualan obat-obatan pertanian yang berada di desa Kapasan di dekat RS. Charitas Belitang. Dari masalah yang ada tingkat penjualan mengalami penurunan dengan ini maka pihak perusahaan perlu untuk melakukan strategi harga yaitu dengan penurunan harga jual apakah adanya perubahan terhadap permintaan. Permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini adalah bagimana besarnya perubahan harga terhadap peningkatan jumlah permintaan pada PT. Nathani Cabang Belitang Ogan Komering Ulu Timur. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perubahan harga  dan strategi harga yang dilakukan oleh perusahaan. Dan juga sebagai bahan pertimbangan bagi perusahaan untukmemecahkan permasalahan yang dihadapi.Tehnik pengumpulan data dengan mengadakan wawancara, observasi dokumentasi, studi keperpustakaan dan quisioner, dengan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Data yang diambil menggunakan quisioner yang dibagikan kepada 14 responden karyawan PT. Nathani Indonesia Cabang Belitang Ogan Komering Ulu Timur. Dari hasil pengolahan data didapat harga r = 0,6947 yang mempunyai korelasi cukup kuat dan nilai t hitung = 4,6512 dan bila dibandingkan dengan “t” table pada tingkat kepercayaan 95% dengan derajat kesalahan 5% doperoleh nilai 1,782, oleh karena nilai t hitung > t table maka dengan demikian hipotesis yang dikemukakan dapat diterima. Kesimpulan yang diambil adalah harga diturunkan sebesar 2,62% terjadi penambahan permintaan sebesar 26,15%. Ini berarti pihak perusahaan bisa melakukan strategi harga yaitu dengan melakukan penurunan harga. Saran, perhitungkan dengan matang terlebih dahulu sebelum melakukan penurunan harga.
ANALYSIS OF ATTRACTION AND PURCHASE INTENTION ON PURCHASE DECISIONS OF TRADISONAL WOVEN PRODUCTS IN EAST OKU REGENCY Reka Malinda; Winda Feriyana; Deviana Susanti
International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Vol 6, No 4 (2022): IJEBAR, Vol. 6 Issue 4, December 2022
Publisher : LPPM ITB AAS INDONESIA (d.h STIE AAS Surakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijebar.v6i4.7316

Abstract

The attractiveness of consumer buying interest is an important thing in marketing, especially in the sale of traditional handicraft products, namely woven mats. The sustainability of production will continue if consumers continue to use these traditional products even in the midst of increasingly sophisticated technological advances that produce modern products. The purpose of the study was to analyze the attractiveness of consumers' buying interest towards the results of traditional handicraft products from woven mats. The method used is purposive sampling technique. Keywords: Buying interest, the production of traditional handicraft woven mats
Pelatihan Penerapan Fungsi-Fungsi Manajemen Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar Negeri Panca Tunggal Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Rini Apriyani; Deviana Susanti; Siti Khoiriah
Melayani: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Melayani : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/melayani.v2i3.317

Abstract

Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Tujuan pendidikan adalah menciptakan seseorang yang berkualitas dan berkarakter sehingga memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu cita- cita yang di harapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di dalam berbagai lingkungan. Karena pendidikan itu sendiri memotivasi diri kita untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan.Dengan perkembangan zaman di dunia pendidikan yang terus berubah dengan signifikan sehingga banyak merubah pola pikir pendidik, dari pola pikir yang awam dan kaku menjadi lebih modern. Hal tersebut sangat berpengaruh dalam kemajuan pendidikan di Indonesia salah satunya adalah Sekolah Dasar Negeri Panca Tunggal yang terletak didesa Panca Tunggal Kecamatan Belitang Jaya Kabupaten Ogan Komering Ulu yang ingin mengembangkan proses belajar mengajar agar lebih mudah dipahami oleh siswa sehingga melahirkan generasi yang berkualitas. Manajemen pada umumnya merupakan proses penentuan tujuan atau sasaran yang hendak dicapai dan menetapkan jalan dan sumber yang dipergunakan untuk mencapai tujuan yang seefesien dan seefektif mungkin. Demikian pula halnya jika dikaitkan dengan pendidikan. Respon terhadap harapan tersebut, tentunya tidak lepas dengan adanya usaha pihak sekolah untuk memperbaiki kinerjanya, khususnya dalam menyusun dan melaksanakan manajemen organisasi kependidikan yang tentunya memiliki pengaruh yang besar terhadap kesuksesan pendidikan. Karena dengan bermutunya kualitas penyusunan dan pelaksanaan pendidikan dapat mengantar setiap instansi pada umumnya dalam mencapai kesuksesan (Sagala, 2001:99). Dalam mewujudkan suatu pendidikan yang bermutu tentunya dibutuhkan suatu manajemen yang baik. Manajemen yang baik itu tentunya mengacu pada fungsi-fungsi manajemen itu sendiri, dimana fungsi-fungsi yang dimaksudkan tidak lain adalah POAC. Manajemen harus di terapkan dalam upaya penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar karena dengan menerapkan aspek manajemen seperti perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), pengawasan (controlling).