Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kompetensi Kepribadian Guru Dalam Pendidikan Digital: Kebutuhan dan Tantangan Fadiltuzzahro; Lilik Sriyanti
Tematik: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/pendasi.v3i2.564

Abstract

This research aims to identify the personality competencies required of teachers in the digital era, analyze the various challenges that arise, and examine the relevant forms of competence in the digital transformation process. Through the literature study method, the results of the study indicate that the digital space is characterized by a rapid flow of information, unlimited connectivity, and a visual-interactive culture that influences the way students think and behave. The digital generation tends to multitask and be adaptive, but is prone to fading social ethics, exposure to negative content, cyberbullying, and false information. Teachers are not only required to understand the material, but also to have digital literacy, pedagogical creativity, technological adaptability, and instilling digital ethics. It requires a stable personality, integrity, empathy, reflectiveness, and inspirational digital communication. Research confirms that digital teachers must be adaptive, ethical, and authoritative to guide the critical and responsible use of technology.
TINJAUAN PEMIKIRAN FIQH TARBAWI DAN EKOLOGI BRONFENBRENNER TERHADAP PENGASUHAN ISLAMI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SANTRI PESANTREN AL-IRSYAD TENGARAN Ahmad Hilabi; Lilik Sriyanti
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 21 No. 1 (2026): Mei: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/al-ihda.v21i1.349

Abstract

Pengasuhan islami di lingkungan pesantren memiliki peranan strategis dalam membentuk karakter santri secara komprehensif, baik dari aspek spiritual, moral, sosial, maupun intelektual. Artikel ini bertujuan mengkaji model pengasuhan islami di Pesantren Al-Irsyad Tengaran melalui tinjauan pemikiran Fiqh Tarbawi dan perspektif ekologi Bronfenbrenner. Pendekatan kualitatif-deskriptif digunakan dengan menelaah sumber kepustakaan, observasi lapangan, serta wawancara terbatas dengan pengasuh dan santri. Analisis Fiqh Tarbawi menunjukkan bahwa konsep pengasuhan islami menekankan nilai keteladanan (uswah hasanah), penanaman akhlak, disiplin ibadah, serta internalisasi nilai tauhid dalam seluruh aspek kehidupan santri. Sementara itu, teori ekologi Bronfenbrenner menguraikan bahwa pembentukan karakter santri dipengaruhi oleh interaksi sistem berlapis, mulai dari hubungan langsung antara santri–pengasuh (mikrosistem), budaya dan regulasi pesantren (mesosistem), hingga lingkungan sosial masyarakat luas (eksosistem dan makrosistem). Sintesis kedua perspektif menunjukkan bahwa keberhasilan pengasuhan islami di pesantren tidak hanya bergantung pada metode pembelajaran dan kedisiplinan, tetapi juga pada dukungan ekosistem sosial dan budaya yang terintegrasi. Hasil kajian menegaskan bahwa Pesantren Al-Irsyad Tengaran berhasil membentuk karakter santri melalui pola pengasuhan yang kolaboratif, berlandaskan nilai syariah dan diperkuat oleh lingkungan pendidikan yang kondusif. Artikel ini merekomendasikan optimalisasi sinergi antara keluarga, pesantren, dan masyarakat sebagai elemen ekologi pendidikan untuk memperkuat pembentukan karakter santri pada era modern.
Pengaruh Profil Pelajar Pancasila Terhadap Karakter Religius dan Hasil Belajar Akidah Akhlak Peserta Didik di MIN Salatiga Imam Wahyu Nugroho; Lilik Sriyanti; Budiyono Saputro; Nursanda Rizki Adhari
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 33 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v33i22024p177-187

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh munculnya Profil Pelajar Pancasila (PPP) dalam kurikulum merdeka serta fenomena penurunan karakter religius peserta didik, sedangkan tujuan penelitian ini untuk 1) mendeskripsikan pengaruh PPP terhadap karakter religius; 2) mendeskripsikan pengaruh PPP terhadap hasil belajar akidah akhlak; 3) menguji pengaruh PPP terhadap karakter religius dan hasil belajar akidah akhlak secara simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, penelitian dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Salatiga, jumlah populasi pada penelitian ini sebanyak 85 peserta didik, pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik non-probability sampling jenis sampel jenuh sebanyak 85. Hasil penelitian ditemukan bahwa 1) adanya pengaruh PPP terhadap karakter religius, dengan skor nilai Pearson korelasinya sebesar + 0,618 dan nilai Sig. (2-tailed) 0,000. 2) adanya pengaruh PPP terhadap hasil belajar akidah akhlak dengan perolehan skor nilai korelasi pearsonsebesar + 0,409 dan nilai Sig. (2-tailed) 0,000. 3) adanya pengaruh PPP terhadap karakter religius dan hasil belajar akidah akhlak secara simultan, dengan perolehan nilai t-statistik dari X ke Y1 sebesar 5,718 dan X ke Y2 sebesar 6,197 melebihi t-tabel= 1,96, serta p values adalah 0,000. PPP juga memberikan pengaruh yang kuat (R Square 0,638) pada karakter religius dan pengaruh yang sedang (R Square 0,211) pada hasil belajar akidah akhlak.