Laily Nur Syayidah
Universitas Islam Balitar Blitar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STATEGI KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN CITRA MADRASAH DENGAN MENGAITKAN NILAI KEISLAMAN DI MTS NEGERI 2 NGANJUK Mohamad Sodik; Laily Nur Syayidah
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 1 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/prophetik.v1i1.2590

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui citra MTs Negeri 2 Nganjuk dan upaya kepala sekolah MTs Negeri 2 Nganjuk untuk meningkatkan citra sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sumber data terdiri dari data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumenter. Analisis data dengan reduksi data kemudian display data/menjelaskan data dengan singkat, kemudian penarikan kesimpulan. Uji keabsahan dari penelitian ini adalah dengan menggunakan Triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini adalah citra MTs Negeri 2 nganjuk dalam kondisi baik. Kepala sekolah selalu di tuntut untuk meningkatkan serta mengembangkan kualitas mutu dan citra sekolahnya, mengingat pentingnya citra sekolah akan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat secara signifikan terhadap suatu lembaga pendidikan. Banyak cara yang dapat dilakukan oleh kepala sekolah untuk meningkatkan citra sekolahnya yang di antaranya adalah dengan meningkatkan pemasaran dan humas sekolah tersebut. Dalam hadits Bukhari disebutkan bahwa hubungan atau silaturrahmi sangatlah penting untuk memperarat persaudaraan dalam pembentukan relasi.
MANAJEMEN AKAD WAKAF DALAM PEMBERDAYAAN MASJID AR-RAHMAN DI KOTA BLITAR Dwi Wahyu Ningtyas; Nuhan Nabawy; Laily Nur Syayidah; Askin Toyibah
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 2 No 1 (2024): PROPHETIK : Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/prophetik.v2i1.3582

Abstract

This research is motivated by the viral Ar-Rahman mosque which is a miniature of the Nabawi Mosque in Medina and as an Islamic Center in Blitar City. The Ar-Rahman Mosque is a mosque built on waqf land covering an area of 2,806 square meters which is estimated to be able to accommodate 1,000 worshipers. The mosque was built with architecture like the Nabawi Mosque of Medina starting from the interior, green dome, building height, to the umbrella ornament of the mosque courtyard. This study aims to determine the management of waqf contracts carried out at the Ar-Rahman Mosque. The method used is descriptive qualitative. The data collection techniques were conducted through interviews, observation, and documentation. In-depth interviews were conducted with the head of Mayangkara Group, Mr. Harianto, HR department, management department, mosque takmir, donors, finance department, security guard, clining service, imam, health department, HEC mosque manager, muadzin, and consumption department. The result of this research is that the management of waqf management at the Ar-Rahman Mosque is quite good. The waqf land has been certified so that it does not endanger the waqf property in the future. The quality of human resources of mosque managers is also good but needs to be improved in order to manage waqf assets more productively. Most mosque managers only run religious and social programs and have not developed waqf assets in a more productive direction.
IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN MUTU MADRASAH Mohamad Sodik; Laily Nur Syayidah
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/prophetik.v2i2.4092

Abstract

Leadership is an important force in the context of organizational management, as well as in the world of education it is very important when visionary leadership strategies can be implemented and run well and with quality. Therefore, the ability to lead effectively is the key to success in leading a school. This research is a type of library research, namely research whose object of study uses library data in the form of books as a data source and also various research articles and journals. From the research, it can be concluded that the principal must have the character of an agent of change, where the principal is the central point for realizing the vision and mission of the school with the various increasingly complex demands of the times. Commitment, consistency, cooperation and competence are very basic things that must always be maintained and implemented continuously. With this, it is hoped that there will be no internal problems that arise due to debate over issues that have been decided together. Apart from that, it is to increase mutual trust so that it is always maintained for the running of the school system in harmony. Leaders must also have the ability to understand the psychology of their subordinate teachers, and be able to communicate well, and be able to solve existing problems as quickly as possible, and make appropriate and high-quality decisions. Innovate to always improve the quality of schools with various ways and methods so that various changes will soon be realized in order to face globalization which will become increasingly visible in the future. Kepemimpinan merupakan suatu kekuatan yang penting dalam konteks manajemen organisasi, begitu pula dalam dunia pendidikan menjadi sangat penting apabila strategi kepemimpinan visioner dapat dilaksanakan dan dijalankan dengan baik dan berkualitas. Oleh karena itu, kemampuan memimpin secara efektif merupakan kunci keberhasilan dalam memimpin suatu sekolah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan yaitu penelitian yang objek kajiannya menggunakan data pustaka berupa buku-buku sebagai sumber datanya dan juga berbagai artikel penelitian dan jurnal. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pemimpin madrasah harus mempunyai karakter sebagai agen perubahan, dimana pemimpin madrasah merupakan titik sentral untuk mewujudkan visi dan misi sekolah dengan berbagai tuntutan zaman yang semakin kompleks. Komitmen, konsistensi, kerjasama dan kompetensi merupakan hal yang sangat mendasar yang harus selalu dijaga dan dilaksanakan secara berkesinambungan. Dengan demikian diharapkan tidak ada permasalahan internal yang muncul akibat perdebatan masalah yang telah diputuskan bersama. Selain itu juga untuk meningkatkan rasa saling percaya agar selalu terpelihara demi berjalannya sistem sekolah secara harmonis. Pemimpin juga harus mempunyai kemampuan memahami psikologi guru bawahannya, mampu berkomunikasi dengan baik, mampu memecahkan permasalahan yang ada secepat mungkin, serta mengambil keputusan yang tepat dan berkualitas. Berinovasi untuk selalu meningkatkan mutu sekolah dengan berbagai cara dan metode agar berbagai perubahan segera terwujud guna menghadapi globalisasi yang semakin nyata di masa depan.
KONSEP KURIKULUM DEEP LEARNING SEBAGAI PILAR STRATEGI PENDIDIKAN ISLAM Laily Nur Syayidah; Mohamad Sodik
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/zt448y78

Abstract

Era globalisasi adalah periode di mana negara-negara mengalami perkembangan yangsangat pesat seiring dengan perjalanan waktu. Kurikulum menjadi jantung pendidikan yang mempunyai peranan krusial dalam mengarahkan dan menjawab kebutuhan zaman. Pola pikir deep learning menjadi krusial bagi guru sekolah dasar untuk dapat menghadapi kompleksitas zaman. Pendidikan abad ke-21, fokus pendidikan bergeser dari sekadar menghafal informasi menjadi memahami, menganalisis, dan menciptakan solusi berbasis pengetahuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Kurikulum berbasis deep learning menawarkan pendekatan yang relevan dan strategis bagi pengembangan pendidikan Islam di era modern. Pendekatan ini tidak hanya menekankan pada penguasaan pengetahuan secara kognitif, tetapi juga mendorong peserta didik untuk berpikir mendalam, merefleksi, dan menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini sejalan dengan misi utama pendidikan Islam yaitu membentuk manusia paripurna (insan kamil) yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip pendidikan Islam seperti tarbiyah, tazkiyah, dan ta’dib telah mengandung unsur deep learning sejak awal. Oleh karena itu, integrasi pendekatan ini ke dalam kurikulum Islam bukan hanya mungkin, tetapi justru memperkuat orientasi pembelajaran yang holistik, kontekstual, dan transformatif. Untuk mewujudkannya, diperlukan pembaruan strategi kurikulum, pelatihan guru, serta penciptaan budaya belajar yang mendorong eksplorasi makna, refleksi, dan penerapan nilai dalam konteks nyata.