Arian Nurrifqhi
State University of Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Praktik Kerja Lapangan dalam Pengembangan Kompetensi Mahasiswa Matematika di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulukumba Fauziyyah Alimuddin; Muhammad Yusran; Fadhilah Nur Sa’diyyah; Arian Nurrifqhi; Hasrah Tiara; Azzahra Inaya Taufiq; Saindah
Jurnal Abdi Bangsa Vol. 1 No. 2 (2025): Volume 1 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : Jurnal Abdi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu mata kuliah wajib yang bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dunia kerja. Kegiatan PKL ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulukumba selama dua bulan, yaitu 09 Juni hingga 08 Agustus 2025. Tujuan dari PKL ini adalah meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai lingkungan kerja, melatih keterampilan administratif dan pengolahan data, serta mengembangkan etika dan profesionalisme kerja. Metode pelaksanaan meliputi keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan administrasi pendidikan, pengolahan data sekolah, pendampingan program kebudayaan, serta observasi langsung dinamika kerja pegawai dinas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh pengalaman berharga dalam hal keterampilan teknis, komunikasi, dan pemahaman mengenai pengelolaan pendidikan dan kebudayaan di tingkat kabupaten. Dengan demikian, PKL di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulukumba memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan kompetensi profesional mahasiswa serta memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah daerah.
Pemodelan Kecanduan Mobile Legends Menggunakan Model Seir Pada Mahasiswa Nur Rezky Ramadhan; Nur Rahmah Yunita Abar; Arian Nurrifqhi
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i2.8726

Abstract

Kecanduan game online merupakan salah satu fenomena perilaku digital yang semakin banyak dijumpai pada mahasiswa dan dapat berdampak pada aktivitas akademik, relasi sosial, serta pengendalian diri. Penelitian ini bertujuan membangun dan menganalisis model matematika tipe SEIR untuk menggambarkan dinamika penyebaran kecanduan Mobile Legends: Bang Bang pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Angkatan 2023. Populasi dibagi ke dalam empat kompartemen, yaitu Susceptible (S), Exposed (E), Addicted (A), dan Recovered (R). Data awal yang digunakan berjumlah 146 mahasiswa, terdiri atas 100 individu rentan, 8 individu terpapar, 38 individu kecanduan, dan 0 individu pulih. Analisis dilakukan melalui pembentukan sistem persamaan diferensial, penentuan titik kesetimbangan, analisis kestabilan lokal, perhitungan bilangan reproduksi dasar, dan simulasi numerik menggunakan Maple 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa titik kesetimbangan bebas kecanduan bersifat tidak stabil karena nilai eigen memiliki bagian real positif. Bilangan reproduksi dasar diperoleh sebesar R0=117,65, sehingga R0 >1 dan menunjukkan bahwa kecanduan berpotensi bertahan secara endemik dalam populasi apabila tidak ada intervensi yang memadai. Hasil simulasi memperlihatkan bahwa skenario dengan laju pemulihan tinggi (ε=0,05;θ=0,04) dan laju relaps rendah (λ=0,005) merupakan skenario terbaik, ditandai dengan penurunan kompartemen kecanduan mendekati nol dan peningkatan kompartemen pulih hingga sekitar 40% dalam 50 hari. Novelty penelitian ini terletak pada adaptasi model SEIR berbasis data observasi langsung pada mahasiswa Angkatan 2023 serta analisis empat skenario parameter untuk mengidentifikasi peran pemulihan dan relaps dalam pengendalian kecanduan Mobile Legends. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi kampus yang terstruktur melalui edukasi, konseling, penguatan aktivitas alternatif, dan dukungan sosial berkelanjutan.