Putu Aryastana
Civil Engineering Deparment, Warmadewa University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERUBAHAN GARIS PANTAI DENGAN CITRA SATELIT DI KABUPATEN GIANYAR Putu Aryastana; I Gusti Agung Putu Eryani; Kadek Windy Candrayana
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pd.5.2.379.70-81

Abstract

Perkembangan teknologi yang cukup cepat membuat arah studi monitoring dan analisa perubahan garis pantai lebih banyak menggunakan citra satelit penginderaan jauh. Pemanfaatan citra satelit dalam monitoring dan analisa perubahan garis pantai sudah banyak dilakukan, antara lain: Landsat, Quickbird, Allos dan IKONOS. Pada penelitian ini dilakukan analisa terhadap perubahan garis pantai dan laju erosi dengan dengan membandingkan 2 (dua) buah citra satelit yaitu data citra satelit SPOT 5 pada tahun 2009 memiliki resolusi spasial 10 m (multispectral) dan SPOT 6/SPOT 7 pada tahun 2015 yang memiliki resolusi hingga 1.5 m yang nantinya akan dilakukan koreksi dengan hasil pengamatan lapangan untuk kawasan pantai di Kabupaten Gianyar. Penelitian ini memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat sebagai data dasar (data base) dalam pengambilan keputusan untuk penanganan kawasan pantai. Hasil analisa menunjukan bahwa rata-rata perubahan garis pantai yang terjadi di Kabupaten Gianyar berdasarkan citra satelit SPOT tahun 2009 dan 2015 adalah sebesar 22.441 m. Rata-rata laju erosi pantai yang terjadi di Kabupaten Gianyar berdasarkan citra satelit SPOT tahun 2009 dan 2015 adalah sebesar 3.202 m/tahun. Kata kunci: garis pantai, SPOT, citra satelit
ANALISIS KUALITAS DAN KEBUTUHAN AIR MASYARAKAT DUSUN BLOKAGUNG DESA KARANGDORO BANYUWANGI Putu Aryastana; I Gusti Agung Putu Eryani; Cok Agung Yujana
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pd.7.2.950.230-238

Abstract

Water is a requirements for all humanity. Banjar Kiadan is one of the hamlets located in Pelaga Village, Petang Sub-district, Badung Regency witness raw water problem, so it is necessary to analyze the requirements of water needs. The analysis of raw water supply needs includes: water demand analysis for the next 25 years, analysis of water supply system planning, and analysis of budged plan of water supply system. The source of water that can be utilized is “Peninjauan Spring” with discharge 1.85 lt/sec. Total water demand is calculated based on the number of water users to be projected for the next 25 years. The water requirement is calculated based on 2 (two) scenario plan of the network that is if built SR (Home Connection) or just made KU (Public Faucet). The results showed that the total water requirement in 2042 was 2.264 lt/sec for the assumption of using home connection, while for the assumption using the public faucet was 0.903 lt/sec. The water supply system used is a gravity system with a public faucet as a distribution system. The budget plan for the water supply system is IDR.3,386,655,000.00.