Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MONOGAMI PENDEKATAN TEOLOGI DALAM SURAH AN-NISA’ AYAT 129 Hilmi Asrori; Ahmad Arifi
Tasyri’: Jurnal Tarbiyah – Syari’ah Islamiyah Vol 33 No 01 (2026): April 2026
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/cevv2m48

Abstract

This study aims to reveal the concept of monogamy from an Islamic theological perspective by focusing on Surah An Nisa’ verse 129. Although the Qur’an in other verses provides space for the practice of polygamy, this verse contains nuances that emphasize the justice and welfare of wives, which implicitly limits the choice of polygamy and affirms monogamy as the main moral attitude. This research method uses a qualitative library approach, with textual analysis techniques on Qur’anic manuscripts and classical-modern interpretations (Al Thabari, Al Qurtubi, Ibn Kathir, to Sayyid Qutb), as well as contemporary fiqh studies to contextualize the results of the interpretation. The findings show that the theology of monogamy in verse 129 is seen from the emphasis on the husband’s responsibility in fulfilling the emotional, material, and spiritual rights of the wife, as well as the obligation to uphold justice which is often difficult to fulfill in polygamy. Thus, although polygamy is permitted, the Qur’an encourages people to make monogamy the main choice in order to realize a harmonious and just family.
KONSEP DASAR FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM : HAKIKAT PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBENTUKAN KEPERIBADIAN MUSLIM DAN IMPLIKASINYA (PENDIDIKAN AGAMA DAN TANTANGAN GLOBALISASI) Hilmi Asrori; Mahmud Arif
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 8 No 01 (2026): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/pkfdma37

Abstract

Artikel ini membahas permasalahan mendasar terkait hakikat pendidikan karakter dalam perspektif filsafat pendidikan Islam mampu membentuk kepribadian Muslim yang tangguh serta relevansinya terhadap pendidikan agama di tengah tantangan globalisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan konsep dasar filsafat pendidikan Islam dalam membangun karakter, menjelaskan proses pembentukan kepribadian Muslim yang berakar pada nilai-nilai Islam, serta menganalisis implikasinya terhadap praktik pendidikan agama saat ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yaitu menggunakan buku, jurnal serta literatur keislaman dan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter dalam Islam tidak hanya berfungsi sebagai pembentukan moral, tetapi juga sebagai proses integral yang melibatkan aspek spiritual, intelektual, dan sosial yang terarah pada pembentukan insan kamil. Pendidikan agama yang berlandaskan filsafat Islam terbukti relevan dalam menjawab krisis identitas dan dekadensi moral akibat arus globalisasi, serta menjadi fondasi strategis dalam menciptakan generasi Muslim yang berkepribadian luhur dan adaptif terhadap perubahan zaman.