Dampak pandemi Covid-19 membawa suatu perubahan perilaku pada setiap orang, tidak terkecuali pengajar dan pelajar. Adanya kebijakan pembatasan jarak sosial dan fisik berdampak dengan pemberhentian kegiatan belajar dan mengajar di seluruh tingkat akademik termasuk perguruan tinggi. Berdasarkan hal tersebut maka ditemukan suatu permasalahan baru yaitu bagaimana membuat media pembelajaran baru dalam mengenalkan komponen utama turbin CFM56-7B kepada para pelajar yang berbasis pada bidang kedirgantaraan dengan menggunakan teknologi yang dapat digunakan kapan saja dan di mana saja. Maka dari itu, dilakukan penelitian untuk membuat media edukasi pengenalan turbin CFM56-7B berbasis Android dengan mengimplementasikan teknologi Augmented Reality menggunakan metode marker based tracking. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri dari enam tahapan. Tahap pertama membuat konsep untuk mendeskripsikan aplikasi yang akan dibuat, kemudian melakukan perancangan yang terdiri dari storyboard, flowchart dan perancangan, kemudian dilanjut dengan mengumpulkan semua objek dan komponen yang diperlukan, kemudian menyatukan semua tahapan dan dijadikan aplikasi, tahapan selanjutnya adalah dengan melakukan pengujian yang dilakukan oleh pengembang dan pengguna. Tahapan terakhir adalah dengan membagikan aplikasi kepada sasaran pengguna. Pada penelitian ini, pembuatan aplikasi untuk mengenalkan komponen turbin CFM56-7B dapat digunakan sebagai suatu media pembelajaran baru dan lebih menarik karena menggunakan teknologi Augmented Reality. Kata Kunci: Augmented Reality, Marker Based Tracking, MDLC, Turbin CFM56-7B