Dian Mafulla
Program Studi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Darul Falah Mojokerto, Mojokerto Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Membangun Budaya Kerja yang Inklusif dan Ramah Perempuan di Era Industri 4.0 Mahmud; Dian Mafulla; Sudiah Hestianah; Mohammad Thoriq Aqil Fauzi; Wardatus Sholikhah
Dar El-Falah Vol 4 No 1 (2025): VOL 4 NO 1 (2025) : JANUARI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Darul Falah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67409/5nqyzt62

Abstract

Era Industri 4.0 membawa perubahan besar pada dunia kerja, termasuk kebutuhan akan budaya kerja yang inklusif dan ramah perempuan. Budaya kerja ini penting untuk meningkatkan keadilan dan kesetaraan gender, meningkatkan kinerja dan produktivitas organisasi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadapi tantangan era Industri 4.0. Membangun budaya kerja inklusif dan ramah perempuan tidak mudah, karena ada beberapa tantangan yang dihadapi, seperti: stereotip dan bias gender, kurangnya dukungan dan kesempatan, pelecehan dan kekerasan di tempat kerja, ketidaksetaraan dalam akses teknologi, kurangnya kesadaran dan komitmen. Namun, dengan strategi yang tepat, organisasi dapat menciptakan budaya kerja yang inklusif dan ramah perempuan, seperti: memperkuat kepemimpinan dan komitmen, mendorong kesetaraan dan keadilan, meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan kerja-kehidupan, meningkatkan kesadaran dan pendidikan, memantau dan mengevaluasi kemajuan. Dengan membangun budaya kerja yang inklusif dan ramah perempuan, organisasi dapat menarik dan mempertahankan talenta terbaik, meningkatkan produktivitas dan profitabilitas, dan berkontribusi pada masyarakat yang lebih adil dan sejahtera
STRATEGI MANAJEMEN TALENTA UNTUK MENARIK DAN MEMPERTAHANKAN KARYAWAN TERBAIK Mahmud; Dian Mafulla; Abdul Kholik; Dwi Maulid Anisiyah; Nanda Dea Sanjaya
El-Idaarah Vol 2 No 2 (2022): VOL 2 NO 2 (2022) : NOVEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Darul Falah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen talenta (talent management) merupakan pendekatan strategis dalam pengelolaan sumber daya manusia yang berorientasi pada upaya sistematis untuk menarik, mengembangkan, dan mempertahankan karyawan terbaik sebagai aset utama organisasi. Di tengah persaingan global, transformasi digital, dan perubahan karakteristik angkatan kerja, organisasi dituntut untuk memiliki strategi manajemen talenta yang adaptif dan berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif strategi manajemen talenta dalam menarik dan mempertahankan karyawan terbaik melalui kajian literatur ilmiah mutakhir. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menelaah jurnal nasional dan internasional bereputasi, buku akademik, serta laporan penelitian yang relevan dengan topik manajemen talenta, employer branding, employee engagement, dan retensi karyawan. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi manajemen talenta yang efektif mencakup perencanaan talenta terintegrasi, penguatan employer branding, rekrutmen berbasis kompetensi, pengembangan karier berkelanjutan, sistem penilaian kinerja dan penghargaan yang adil, serta penciptaan budaya organisasi yang suportif. Artikel ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkaya kajian manajemen sumber daya manusia serta kontribusi praktis bagi organisasi di Indonesia dalam merancang kebijakan pengelolaan talenta yang berdaya saing.
PENERAPAN METODE FUN LEARNING DALAM PEMBELAJARAN TAJWID DI TPQ AL-MUTTAQIN DI DUSUN PUNGGING KRISIK M. Alfiyudin Azzuri; Dian Mafulla; Evi Yuli Susanti; Setya Chendra Wibawa
Jurnal Khidmatuna Vol 6 No 1 (2026): VOL 6 NO 1 (2026) : MARET
Publisher : Jurnal Khidmatuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran tajwid di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) sering menghadapi kendala berupa rendahnya minat belajar santri dan metode pembelajaran yang masih konvensional. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode fun learning dalam pembelajaran tajwid di TPQ Al-Muttaqin Dusun Pungging Krisik serta dampaknya terhadap minat dan pemahaman santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek santri TPQ Al-Muttaqin. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Metode fun learning diterapkan melalui permainan edukatif, lagu tajwid, media kartu huruf hijaiyah, dan praktik membaca Al-Qur’an secara berkelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode fun learning mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan keaktifan santri, serta membantu santri lebih mudah memahami hukum-hukum tajwid. Selain itu, santri menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi dan berani membaca Al-Qur’an secara mandiri. Dengan demikian, metode fun learning dapat menjadi alternatif metode pembelajaran tajwid yang efektif dan inovatif di lingkungan TPQ
PELATIHAN LITERASI KEUANGAN MENABUNG SEJAK DINI UNTUK ANAK SDN BALONGMASIN 2 DI DUSUN PUNGGING KRISIK DESA BALONGMASIN KECAMATAN PUNGGING MOJOKERTO Tahta Aunillah; Dian Mafulla; Dedeh Imam Fatmasari; Khurriyatul Mutrofin; Abdul Kholik
Jurnal Khidmatuna Vol 6 No 1 (2026): VOL 6 NO 1 (2026) : MARET
Publisher : Jurnal Khidmatuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan literasi keuangan sejak dini merupakan strategi fundamental dalam membentuk karakter finansial anak yang berkelanjutan. Rendahnya tingkat pemahaman keuangan pada anak usia sekolah dasar berdampak terhadap lemahnya kebiasaan menabung dan pengelolaan uang secara bijak. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman literasi keuangan serta membangun perilaku menabung sejak dini pada siswa SDN Balongmasin 2 di Dusun Pungging Krisik, Desa Balongmasin, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui pelatihan interaktif, simulasi menabung, diskusi kelompok, pendampingan guru dan orang tua, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman literasi keuangan siswa dari rata-rata 45% menjadi 78%. Selain itu, terjadi perubahan perilaku menabung, ditandai dengan meningkatnya frekuensi menabung siswa dari 23% menjadi 67%. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis pengalaman mampu membangun kesadaran finansial anak secara efektif. Program ini berimplikasi strategis terhadap pengembangan kurikulum pendidikan dasar berbasis literasi keuangan sebagai bagian integral pendidikan karakter