Nur Azizah
Universitas Indraprasta PGRI

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengenalan Fungsi Komposisi dan Fungsi Invers dalam Matematika SMA Fachira Aulia Putri; Bahriaturrohmah; Nur Azizah; Silva Purnamasari; Ul’fah Hernaeny
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari (Rosita et al., 2021) dan menjadi salah satu mata pelajaran fundamental yang harus dikuasai sejak jenjang pendidikan dasar hingga menengah. Salah satu materi penting dalam pembelajaran matematika di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) adalah fungsi, khususnya fungsi komposisi dan fungsi invers. Kedua konsep ini menuntut pemahaman konseptual dan prosedural yang kuat karena bersifat abstrak dan saling berkaitan. Namun, pada praktiknya banyak siswa mengalami kesulitan dan miskonsepsi, seperti kesalahan dalam menentukan urutan komposisi fungsi maupun dalam memahami makna notasi fungsi invers. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengenalan konsep fungsi komposisi dan fungsi invers dalam pembelajaran matematika SMA. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menelaah berbagai sumber tertulis berupa jurnal, artikel ilmiah, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman fungsi komposisi dan fungsi invers sangat dipengaruhi oleh penguasaan konsep dasar fungsi, notasi fungsi, serta pemahaman hubungan antara domain dan kodomain. Selain itu, keterkaitan antara fungsi komposisi dan fungsi invers dapat dimanfaatkan sebagai alat konseptual untuk memperjelas makna invers melalui fungsi identitas. Dengan pembelajaran yang terstruktur, kontekstual, dan menekankan pemahaman konsep, siswa diharapkan mampu menguasai fungsi komposisi dan fungsi invers secara lebih baik sebagai bekal untuk mempelajari materi matematika lanjutan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
TINJAUAN HUKUM TERHADAP PROSES PEMBENTUKAN DAN PEMBUBARAN KOPERASI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 25 TAHUN 1992 TENTANG PERKOPERASIAN Nur Azizah; Retno Yulistin; Miftahul Zanna; Mega Anita Rizkia; Reza Rahmawati; Muzdalifah
Legal: Jurnal Reformasi Hukum Pidana dan Perdata Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Legal: Jurnal Reformasi Hukum Pidana dan Perdata
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/legal.v1i2.209

Abstract

Koperasi memegang peranan krusial sebagai pilar perekonomian Indonesia yang berlandaskan asas kekeluargaan dan gotong royong. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses hukum pembentukan dan pembubaran koperasi berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, serta mengkaji akibat hukum yang ditimbulkannya. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembentukan koperasi kini mengalami modernisasi regulasi pasca-UU Cipta Kerja melalui penyederhanaan syarat jumlah pendiri menjadi minimal 9 orang serta digitalisasi pengesahan badan hukum via Sistem Administrasi Badan Hukum Elektronik (SABH). Di sisi lain, proses pembubaran koperasi dapat dilakukan melalui rapat anggota maupun keputusan pemerintah berdasarkan asas contrarius actus. Pembubaran tersebut mewajibkan adanya proses likuidasi oleh Tim Likuidator untuk membereskan hak dan kewajiban badan usaha. Akibat hukum dari pembubaran ini meliputi berakhirnya status keanggotaan dan badan hukum, serta potensi perluasan tanggung jawab pengurus hingga ke harta pribadi melalui doktrin piercing the corporate veil apabila terbukti terjadi kelalaian berat (fraud). Kepatuhan terhadap prosedur penutupan formal dan jaminan perlindungan dana simpanan anggota menjadi kunci dalam mewujudkan kepastian hukum yang berkeadilan bagi seluruh pihak.