ABSTRAK Tesalonika Tudja, 2025. Pola Penggunaan Obat Pada Anggota Polri Penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut Di Klinik Polda Gorontalo. Skripsi. Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Olahraga Dan Kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo. Pembimbing I Dr. Teti Sutriyati Tuloli, M.Si., Apt. Dan Pembimbing II Fika Nuzul Ramadhani, M.Sc., Apt. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan peradangan akut pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh infeksi mikroba, bakteri atau virus tanpa atau dengan parenkim paru. Infeksi ini terbagi berdasarkan wilayahnya yaitu ISPA bagian atas dan ISPA bagian bawah. Infeksi bagian atas meliputi common cold, rhinitis, sinusitis, faringitis, laringitis, epiglotitis, tonsillitis dan otitis. Sedangkan, infeksi bagian bawah meliputi bronkhitis akut, bronkhitis kronis, bronkiolitis, dan pneumonia aspirasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat pada anggota Polri pederita ISPA di Klinik Polda Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilakukan secara retrospektif dengan jumlah sampel sebanyak 110 pasien dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian pada anggota Polri dengan diagnosa ISPA di Klinik Polda Gorontalo dominan diderita oleh pasien dengan jenis kelamin laki-laki sebanyak (89,09%), dan rentang usia yang paling banyak didiagnosa ISPA pada usia 26-35 tahun sebanyak (41,82%). Penggunaan obat ISPA dengan jenis terapi yang paling banyak digunakan yaitu terapi suportif sebanyak (63,64%), dengan penggunaan golongan obat kombinasi sebanyak (29,41%) dan jenis obat yang banyak diresepkan obat Flukadex sebanyak (18,07%). Penggunaan obat ISPA yang sesuai dengan Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama yaitu tepat obat 97,27%, tepat indikasi 100%, tepat pasien 100%, dan tepat dosis 100%. Kata kunci :Pola Penggunaan Obat, ISPA, Klinik Polda Gorontalo