Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui tingkat kecenderungan persepsi siswa kelas V SD Negeri 101766 Bandar Setia terhadap mata pelajaran matematika ; 2) mendeskripsikan problematika siswa kelas V yang memiliki persepsi negatif terhadap mata pelajaran matematika ; 3) menjabarkan pemaknaan siswa yang memiliki persepsi negatif terhadap mata pelajaran matematika. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah terdapat siswa yang memiliki karakteristik persepsi negatif terhadap matematika, serta masih terbatasnya literatur ilmiah yang mengkaji secara mendalam pengalaman siswa dalam yang memiliki persepsi negatif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 101766 Bandar Setia dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif studi fenomenologi dengan teori Bimo Walgito dan subjek penelitian adalah empat orang siswa kelas V-C SD Negeri 101766 Bandar Setia. Objek pada penelitian ini adalah pengalaman siswa pandangan siswa yang memiliki persepsi negatif terhadap mata pelajaran matematika berdasarkan pengalaman belajar yang mereka alami di kelas V C SD Negeri 101766 Bandar Setia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) dengan menggunakan angket, diperoleh empat siswa dengan karakteristik siswa yang memiliki persepsi negatif ; 2) problematika yang terjadi pada siswa yang memiliki persepsi negatif adalah kesulitan dalam memahami konsep dasar matematika seperti perkalian dan pembagian (kognitif) memunculkan perasaan takut, cemas, dan rendahnya kepercayaan diri (afektif), yang kemudian berdampak pada perilaku belajar yang pasif dan kurangnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran (konatif) ; 3) pemaknaan siswa yang memiliki persepsi negatif terhadap pembelajaran matematika adalah menganggap matematika sebagai pelajaran yang sulit, menimbulkan emosi negatif seperti takut dan kurang percaya diri, serta mendorong sikap pasif, menghindari keterlibatan, dan bergantung pada teman dalam pembelajaran.