Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Karakter Berbasis Tri Hita Karana Program Studi Pendidikan Agama Hindu di Pura Anggreka Sari: Pengabdian Ayu Widha Erlia; Gusti Ayu Nanik Ardhiani; Ni Putu Diah Untari Ningsih; I Ketut Dani Budiantara; I Wayan Gama
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6230

Abstract

This community service program aims to implement character education based on Tri Hita Karana at Pura Anggreka Sari and to examine its impact on changes in community attitudes and behaviors. The study employs a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The program was conducted in three stages: planning, implementation, and evaluation with follow-up. The planning stage focused on identifying community needs and developing educational materials grounded in the values of parahyangan, pawongan, and palemahan. The implementation stage involved socialization, group discussions, and direct practice integrated into religious and social activities. The evaluation stage assessed behavioral changes among participants and included reflective sessions to determine appropriate follow-up actions. The results indicate that character education based on Tri Hita Karana enhances participants’ understanding and promotes positive changes in spiritual attitudes, social interactions, and environmental awareness. Field findings reveal increased participation in religious activities, improved social cohesion, and greater concern for environmental sustainability within the temple area. However, several challenges were identified, including limited implementation time and inconsistent application of values in daily life. Strong support from temple authorities and active community participation were key factors contributing to the program’s success. In conclusion, Tri Hita Karana-based character education is effective in fostering holistic and contextual character development within the community. This program has the potential to serve as a sustainable community service model, particularly when supported by continuous mentoring and strengthened community-based initiatives.
Integrasi Service Learning dan Experiential Learning dalam Penguatan Nilai Spiritual, Sosial, dan Lingkungan Mahasiswa PGSD di Pura Anggreka Sari: Penelitian Adnyana, I Made Sujana; I Gusti Ayu Adi Rahayuni; Ni Kadek Depi Dumaini; Ni Ketut Erna Muliastrini; Gusti Ayu Nanik Ardhiani; Gotama, Putu Bayu Ariska Putra; Utama Diyatmika; I Gede Widiastika; Yasmini, Wayan Yanik; Ni Nyoman Yuli Adelina
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6235

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji integrasi service learning dan experiential learning dalam penguatan nilai spiritual, sosial, dan lingkungan mahasiswa PGSD melalui pembelajaran kontekstual di Pura Anggreka Sari. Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya pengembangan karakter holistik mahasiswa pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik berbasis nilai lokal dan keagamaan. Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan desain deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ialah mahasiswa PGSD yang mengikuti kegiatan pengabdian dan pembelajaran berbasis pengalaman di lingkungan pura. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kedua pendekatan meningkatkan kesadaran spiritual, memperkuat nilai sosial seperti gotong royong, empati, dan tanggung jawab, serta menumbuhkan kepedulian lingkungan melalui kegiatan pelestarian dan kebersihan pura. Mahasiswa juga mengalami peningkatan refleksi diri dan kemampuan menghubungkan teori dengan praktik.