This Author published in this journals
All Journal Manfish Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Spasial Kerapatan dan Kondisi Ekologis Mangrove Menggunakan Citra Sentinel-2A di Desa Dusun Kecil Kabupaten Kayong Utara Saputra, Robin; Zibar, Zan; Khairan Munandar, Rizqan; Santoso, Hendi; Dodi, Dodi
Jurnal Kelautan, Lingkungan, dan Perikanan Vol 7 No 1 (2026): MANFISH JOUNAL
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31573/manfish.v7i1.1167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kesehatan ekosistem mangrove di Desa Dusun Kecil, Kabupaten Kayong Utara, melalui integrasi data penginderaan jauh Sentinel-2A, indeks vegetasi NDVI, klasifikasi berbasis piksel, serta pengukuran kualitas air. Pengolahan citra meliputi koreksi atmosferik dan geometrik, perhitungan NDVI, serta klasifikasi (SVM) untuk membedakan mangrove, non-mangrove, dan perairan. Data lapangan digunakan sebagai sampel validasi untuk menilai akurasi hasil klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mangrove di wilayah kajian mencakup luas ±5.708,53 ha dengan delapan spesies utama, didominasi oleh Rhizophora apiculata yang mencerminkan kondisi substrat berlumpur dan dinamika pasang surut yang mendukung. Analisis NDVI mengidentifikasi tiga kelas kerapatan mangrove, yaitu rapat (3.357,59 ha), sedang (2.164,76 ha), dan jarang (186,18 ha), dengan dominasi kelas rapat yang menunjukkan kondisi ekologi yang relatif baik. Kualitas air di sekitar mangrove juga berada pada kisaran optimal untuk pertumbuhan, dengan suhu 29,72–32,69°C, DO 3,50–6,68 mg/L, salinitas 11,21–29,04 ppt, dan pH 7,69–8,29. Klasifikasi SVM menghasilkan nilai Akurasi Keseluruhan 75,73% dan Kappa 0,6579, sehingga dapat dikategorikan cukup baik untuk pemetaan tutupan lahan menggunakan citra resolusi menengah. Secara keseluruhan, integrasi NDVI, klasifikasi SVM, dan data kualitas air mengenai kondisi ekosistem mangrove yang masih relatif stabil, serta mengidentifikasi area berkerapatan rendah yang memerlukan perhatian konservasi dan pemantauan lebih lanjut.