Pembelajaran abad ke-21 menuntut guru mampu merancang pengalaman belajar yang bermakna, sadar, dan menyenangkan agar kompetensi berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi dapat berkembang secara optimal. Di Kota Bengkulu, banyak guru Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Pertama belum mempraktikkan pendekatan pembelajaran mendalam secara sistematis, sehingga diperlukan penguatan kompetensi melalui program peningkatan kapasitas yang terarah. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam pada mata pelajaran Bahasa Inggris sesuai dengan semangat kurikulum nasional. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan tatap muka yang mencakup tahap persiapan, penyampaian materi, contoh penerapan di kelas, diskusi, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test disertai refleksi terstruktur terhadap rencana implementasi di sekolah. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman konsep yang konsisten pada sebagian besar indikator, penguatan kemampuan merancang pembelajaran yang relevan dengan pengalaman peserta didik, serta komitmen peserta untuk menerapkan rancangan, media, dan aktivitas berbasis pengalaman nyata di kelas. Temuan kualitatif menegaskan perubahan perspektif guru ke arah peran fasilitator yang menumbuhkan keterlibatan dan refleksi belajar peserta didik. Disimpulkan bahwa pelatihan yang efektif memperluas wawasan pedagogik dan keterampilan aplikatif guru, serta direkomendasikan keberlanjutan melalui pendampingan di sekolah dan penguatan integrasi teknologi pembelajaran agar penerapannya menjadi konsisten dan berdampak luas.