Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA USIA 14-16 TAHUN TENTANG PENCEGAHAN APENDISITIS DI SMPN 2 PANGALENGAN TAHUN 2026 Fajrian, Deril; Tohri, Tonika; Warna, Mawar Puspa; Istianah, Istianah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.9217

Abstract

Latar Belakang : Apendisitis merupakan penyakit gastrointestinal yang sering terjadi pada remaja. Data Puskesmas Sukamanah Pangalengan menunjukkan peningkatan kasus dari tahun ke tahun semakin meningkat terutama pada kalangan remaja. Studi pendahuluan di SMPN 2 Pangalengan terdapat 10 siswa menunjukkan kurangnya pengetahuan tentang pencegahan Apendisitis, Edukasi kesehatan diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan Apendisitis. Tujuan penelitian : Untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja usia 14-16 tahun tentang pencegahan apendisitis di SMPN 2 pangalengan sebelum dan sesudah diberikan intervensi edukasi kesehatan tentang pencegahan apendisitis Bahan dan metode : Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan one group pretest-posttest pada siswa kelas IX SMPN 2 Pangalengan usia 14-16 tahun dengan jumlah reisponden 38 siswa tentang pencegahan Apendisitis. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling. Intervensi berupa edukasi kesehatan menggunakan metode PPT dan Poster. Data dikumpulkan melalui kuesioner tervalidasi dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukan bahwa sebeiluim diberikan intervensi eduikasi kesehatan mengenai pencegahan Apendisitis dari 38 responden , mayoritas responden nya yang peingetahuian kurang sejuimlah 30 responden (78,9%), respondein yang pengetahuan cukup sejuimlah 8 respondein (21,1%), dan respondein yang pengetahuan baik sejumlah 0 responden . Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah diberikan intervensi edukasi kesehatan tentang Peincegahan Apendisitis dari 38 responden ,reisponden yang memiliki pengetahuan baik sejumlah 37 responden (97,4%), responden yang memiliki pengetahuan cukup sejumlah 1 responden (2,6%), dan reipondein pengetahuan kurang sejumlah 0 responden . Hasil penelitian sebelum dibeirikan intervensi dan sesudah dibeirikan intervensi mengalami peningkatanyang signifikan dengan nilai p value 0,001. yang berarti terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi kesehatan Kesimpulan : Hasil analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang sangat signifikan antara pemberian edukasi kesehatan dengan peningkatan pengetahuan remaja tentang pencegahan apendisitis. Uintuik pengetahuan pencegahan apendisitis, diperoleh nilai p-value < 0,001 (p < 0,05) yang berarti terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah dibeirikan edukasi kesehatan. Hasil ini meimbuiktikan bahwa hipoteisis alternatif (Ha) diteirima dan hipoteisis nol (H0) ditolak, yang berarti edukasi kesehatan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan remaja usia 14-16 tahun tentang pencegahan Apendisitis di SMPN 2 Pangalengantahun 2026