Nabila, Adristi Zada
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Formulasi dan Evaluasi Karakteristik Fisik Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Angsana (Pterocarpus indicus Willd.) Nabila, Adristi Zada; Sari, Rose Intan Perma; Hermansyah, Oky; Nanda, Yogie Andika Tri; Rahmawati, Suci
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2462

Abstract

Daun angsana (Pterocarpus indicus Willd) merupakan tanaman yang mengandung senyawaa aktif seperti flavonoid, fenol, terpenoid, dan tanin yang berperan sebagai antioksidan, sehingga berpotensi melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, ketersediaannya yang melimpah dan relatif aman menjadikan tanaman ini sebagai alternatif bahan alami dalam pengembangan sediaan topikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak etanol 96% daun angsana dalam diformulasikan menjadi sediaan gel serta menentukan formula terbaik berdasarkan evaluasi sifat fisik sediaan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium, diawali dengan pembuatan simplisia, ekstraksi maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian diformulasikan menjadi empat formula gel dengan menggunakan basis HPMC dan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 0%, 1%, 5% dan 10%. Evaluasi sediaan dilakukan  melalui uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan uji hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula menghasilkan sediaan berbentuk semi padat, homogen, serta memenuhi persyaratan pH, viskositas, dan daya sebar. Peningkatan konsentrasi ekstrak memengaruhi kestabilan fisik gel. Berdasarkan hasil evaluasi secara keseluruhan, formula F1 dengan konsentrasi ekstrak 1% menunjukkan karakteristik fisik yang paling seimbang serta tingkat penerimaan panelis yang lebih baik dibandingkan dengan formula yang lainnya. Dengan demikian, ekstrak etanol 96% daun angsana dapat diformulasikan dengan karakteristik fisik yang memenuhi persyaratan evaluasi dan formula F1 merupakan formula yang paling optimal. Pengembangan sediaan topikal berbahan alam lokal diharapkan menjadi alternatif sediaan farmasi yang lebih aman dan mudah diperoleh.