Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Self-Management dan Gaya Hidup Sehat bagi Pasien Urologi melalui Program UROCARE MANDIRI Yatindra, Ida Bagus Tatwa; Prabandari, Anak Agung Sagung Mirah; Widiaswari, Ratna Ayu; Indriani, Ni Putu Wresti Devi
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i3.1811

Abstract

Penyakit urologi seperti Benign Prostatic Hyperplasia (BPH), batu saluran kemih, dan kanker urologi merupakan masalah kesehatan yang dapat menurunkan kualitas hidup. Rendahnya literasi kesehatan terkait deteksi dini, gaya hidup sehat, manajemen gejala, serta pengelolaan nutrisi menyebabkan banyak pasien datang dalam kondisi lanjut dan berisiko mengalami komplikasi. Program pengabdian kepada masyarakat UROCARE MANDIRI dilaksanakan di Poli Urologi RSUD Tabanan pada Januari 2026 untuk meningkatkan pengetahuan dan kemandirian pasien urologi melalui edukasi terintegrasi. Kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan dan pelatihan interaktif kepada 30 pasien urologi, meliputi pemahaman dasar penyakit urologi, deteksi dini, pengenalan dan penggunaan International Prostate Symptom Score (IPSS) sebagai pemantauan mandiri, edukasi gaya hidup sehat (pola makan rendah garam/oksalat, hidrasi adekuat, aktivitas fisik, dan tidur sehat), pelatihan manajemen gejala (latihan dasar panggul dan teknik relaksasi), edukasi nutrisi pada pasien dengan kondisi khusus (penyakit ginjal kronis atau pasien kanker urologi), serta penyuluhan hukum kesehatan terkait hak pasien, informed consent, dan privasi data. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 51,8% menjadi 81,8% (+30,0%), dengan peningkatan pada seluruh aspek pengetahuan. Program ini efektif meningkatkan literasi dan kesiapan pasien dalam pengelolaan penyakit secara mandiri, serta direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan pada layanan rutin poliklinik.