This study was designed to examine the extent to which the Value Time Pie learning model is capable of fostering disciplined attitudes among students in the context of Civic Education (PKn) subject in Grade IV of SD Inpres Kassi-Kassi 1, Makassar City. A mixed method approach was employed through a classroom action research (CAR) design conducted over two cycles, with each cycle encompassing four core stages: planning, action implementation, observation, and reflection. This study involved 20 students as research subjects. To obtain comprehensive data, three data collection instruments were utilized, namely observation sheets, questionnaires, and documentation. Data analysis was carried out descriptively using percentages and reinforced with qualitative analysis to provide a thorough overview of the development of students' disciplinary attitudes. The findings indicate a substantial leap in students' disciplinary attitudes, whereby the achievement in Cycle I at 60% rose significantly to 100% in Cycle II. This progress was further supported by improvements in the quality of the teacher's instructional activities as well as the intensity of student engagement throughout the learning process. These findings affirm that the Value Time Pie model has proven effective in shaping students' disciplinary behavior through a learning approach that prioritizes value reflection, time management skills, and the internalization of positive habits. On this basis, the model has the potential to serve as an alternative character-based Civic Education learning strategy at the elementary school level. ABSTRAK Studi ini dirancang untuk mengkaji sejauh mana model pembelajaran Value Time Pie mampu menumbuhkan sikap disiplin pada peserta didik dalam konteks mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di kelas IV SD Inpres Kassi-Kassi 1 Kota Makassar. Pendekatan yang digunakan adalah mixed method dengan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) yang berjalan selama dua siklus, di mana setiap siklus mencakup empat tahapan pokok, yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini melibatkan 20 peserta didik sebagai subjek kajian. Untuk memperoleh data yang komprehensif, digunakan tiga instrumen pengumpulan data, yaitu lembar observasi, angket, dan dokumentasi. Proses analisis data dilakukan secara deskriptif berbasis persentase dan diperkuat dengan analisis kualitatif guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai perkembangan sikap disiplin siswa. Hasil yang diperoleh mengindikasikan adanya lonjakan yang cukup berarti pada sikap disiplin peserta didik, di mana capaian pada siklus I sebesar 60% meningkat secara signifikan menjadi 100% pada siklus II. Perkembangan ini turut ditopang oleh meningkatnya kualitas aktivitas pengajaran guru serta intensitas keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Temuan tersebut mempertegas bahwa model Value Time Pie terbukti efektif dalam membentuk perilaku disiplin siswa melalui pendekatan pembelajaran yang mengutamakan perenungan nilai, kecakapan pengelolaan waktu, serta internalisasi kebiasaan positif. Atas dasar itu, model ini berpotensi menjadi salah satu alternatif strategi pembelajaran PKn berbasis pendidikan karakter di jenjang sekolah dasar.