Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Lembaga Pembiayaan Nonbank sebagai Alternatif Permodalan UMKM di Desa Semenpinggir Kabupaten Bojonegoro: Utilizing the Non-Bank Financial Services as an Alternative Source of Capital for MSMEs in Semenpinggir Village Bojonegoro Damayanti, Miranda; Alamanda, Asri Elies; Putri, Alfina Setyawan; Labibah, Hanin Alya'; Mangar, Irma
DARMADIKSANI Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i2.10115

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama penggerak roda ekonomi di desa Semenpinggir, kabupaten Bojonegoro. Keberadaan para pelaku usaha lokal, mulai dari sektor agribisnis hingga industri kreatif rumahan, memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat desa. Namun, dalam perjalanannya, potensi besar ini sering kali terhambat oleh masalah klasik, yaitu keterbatasan modal usaha. Tanpa adanya suntikan dana yang memadai, para pelaku UMKM kesulitan untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperbarui alat kerja, maupun memperluas jangkauan pasar mereka. Tujuan program pengabdian masyarakat ini adlah untuk  meningkatkan pemahaman masyarakat melalui sosialisasi mengenai peran dan manfaat lembaga pembiayaan nonbank sebagai alternatif permodalan UMKM, edukasi mengenai prosedur pengajuan pembiayaan, persyaratan administrasi, serta pengelolaan keuangan usaha yang baik minimnya informasi mengenai akses permodalan yang formal yang akhirnya membuat pelaku usaha terjebak pada pinjaman informal atau rentenir. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat tentang pemanfaatan lembaga pembiayaan nonbank sebagai alternatif permodalan UMKM mulai membuahkan hasil optimal. Masyarakat mulai menyadari bahwa pembiayaan nonbank terbukti dapat membantu peningkatan kapasitas produksi, pemasaran, kualitas produk, dan pendapatan UMKM apabila dimanfaatkan secara tepat dan produktif. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sosialisasi, edukasi, dan pendampingan berkelanjutan dari pemerintah desa dan lembaga terkait agar pelaku UMKM mampu memanfaatkan pembiayaan nonbank secara aman, efektif, dan berkelanjutan.
Legal Position of Land Certificate Custody by Notaries in Sale and Purchase Binding Agreements Damayanti, Miranda; Labibah, Hanin Alya; Putri, Alfina Setyawan
Journal of Development Research Vol. 10 No. 1 (2026): Volume 10, Number 1, May 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jdr.v10i1.515

Abstract

In the practice of sale and purchase binding agreements (PPJB), the custody of land certificates by notaries is frequently carried out as a form of assurance for the parties before the completion of the sale and purchase process. However, this practice raises legal concerns regarding whether notaries act within their authority as public officials or as parties involved in civil law relationships through custody agreements. Since no specific regulation governs certificate custody by notaries, this issue requires further legal analysis. This study aims to examine the legal position of certificate custody by notaries in PPJB and analyze their responsibility for entrusted certificates. This research employs normative legal research using statutory and conceptual approaches. The legal materials consist of relevant laws and regulations, legal doctrines, and literature. The findings indicate that certificate custody by notaries in PPJB is generally considered a civil law act based on an agreement between the parties rather than an official obligation regulated under notarial law. Therefore, civil law provisions concerning custody (bewaargeving) apply to notaries' responsibilities for entrusted certificates. Notaries may be held liable for losses caused by negligence in managing the entrusted documents. This study concludes that notaries act as legal subjects in civil relationships during certificate custody practices. Clearer regulations are needed to ensure legal certainty and protection for all parties.