Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tinjauan literatur burung Rangkong (Bucerotidae) di Kalimantan Barat: ekologi, konservasi, dan nilai budaya Khosina, Aulia Latifatun; Indriani, Resti; Asikin, Saripah Nur; Ervina, Tri; Wilda; Syamswisna
Sriwijaya Bioscientia Vol 7 No 1 (2026)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.7.1.2026.535

Abstract

Burung rangkong (Bucerotidae) di Kalimantan Barat mengalami penurunan populasi akibat degradasi habitat dan tingginya tekanan antropogenik. Penelitian ini bertujuan merangkum kondisi populasi, karakteristik ekologi, serta aspek sosial-budaya yang mempengaruhi konservasi rangkong melalui tinjauan literatur. Kajian dilakukan menggunakan metode studi pustaka terhadap 7 artikel ilmiah terbitan 2021-2025 yang relevan dengan populasi, sarang, habitat, dan persepsi masyarakat. Hasil tinjauan menunjukkan terdapat 8 spesies rangkong di Kalimantan Barat dengan dua spesies berstatus sangat terancam, termasuk Rhinoplax vigil (CR). Kepadatan populasi di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya dilaporkan sangat rendah, yaitu 0,25-1,5 individu/km², sedangkan inventarisasi jenis menunjukkan 4-5 spesies per lokasi penelitian. Sebanyak 18 sarang aktif teridentifikasi, dengan 72% ditemukan pada pohon famili Dipterocarpaceae berdiameter >90 cm dan tinggi 30-50 m. Sumber pakan utama didominasi Ficus sp. (muncul di 100% literatur), diikuti Myristica sp. (42%). Dari aspek sosial, 80% responden mengakui masih adanya perburuan rangkong dan 61% generasi muda tidak memahami nilai budayanya. Kesimpulan menunjukkan bahwa keberlangsungan rangkong sangat bergantung pada ketersediaan pohon sarang besar, ketersediaan pakan, dan dukungan budaya lokal. Upaya konservasi perlu memprioritaskan perlindungan habitat kritis, penguatan hutan adat, serta edukasi berbasis budaya.