Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Pengetahuan Mahasiswa dalam Konsep Dasar Penelitian, Metode Penelitian Pendidikan, dan Publikasi Artikel Ilmiah Faturrahman, Mas Akhbar; Hidayat, Fiqri; Nirmala, Nira; Asikin, Saripah Nur; Febiola, Rizki Cantika; Angela, Paros Priskila; Ivan, Ivan; Maryani, Dian; Lestari, Dinda Dwi; Karmadi, Rexy Maulana Dwi
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.4977

Abstract

Penelitian menjadi salah satu komponen dari tridarma perguruan tinggi yang tidak terlepas dari civitas academica. Pemahaman tentang penelitian di bidang pendidikan menjadi suatu hal yang sangat penting karena berperan secara langsung dalam memecahkan berbagai permasalahan pendidikan. Namun, mahasiswa umumnya masih belum memahami dan menguasai konsep dasar penelitian dan metode penelitian pendidikan. Selain itu, kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap tata cara publikasi artikel ilmiah yang baik dan benar menjadi suatu permasalahan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa dalam mengoptimalkan pengetahuan mereka terhadap konsep dasar penelitian, metode penelitian pendidikan, dan publikasi artikel ilmiah. Kegiatan pengabdian dilaksanakan secara luring dalam bentuk seminar yang dihadiri oleh 69 orang peserta yang merupakan mahasiswa Universitas Tanjungpura. Pada kegiatan seminar yang dilaksanakan, narasumber menyampaikan empat materi yang mencakup “Konsep Dasar Penelitian”, “Metode Penelitian Pendidikan”, “Mengenal Jurnal dan Artikel Ilmiah”, dan “Prosedur Submit Artikel Ilmiah”. Berdasarkan hasil pengisian angket evaluasi kegiatan, kegiatan seminar yang dilaksanakan menunjukkan tingkat minat mahasiswa yang cukup tinggi dalam memahami konsep dasar penelitian, metode penelitian pendidikan, dan publikasi artikel ilmiah. Namun, terdapat beberapa kekurangan pada pelaksanaan kegiatan seminar yang menjadi bahan evaluasi untuk lebih meningkatkan keaktifan partisipasi dan minat peserta dalam pelaksanaan dan keberlanjutan kegiatan
Tinjauan literatur burung Rangkong (Bucerotidae) di Kalimantan Barat: ekologi, konservasi, dan nilai budaya Khosina, Aulia Latifatun; Indriani, Resti; Asikin, Saripah Nur; Ervina, Tri; Wilda; Syamswisna
Sriwijaya Bioscientia Vol 7 No 1 (2026)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.7.1.2026.535

Abstract

Burung rangkong (Bucerotidae) di Kalimantan Barat mengalami penurunan populasi akibat degradasi habitat dan tingginya tekanan antropogenik. Penelitian ini bertujuan merangkum kondisi populasi, karakteristik ekologi, serta aspek sosial-budaya yang mempengaruhi konservasi rangkong melalui tinjauan literatur. Kajian dilakukan menggunakan metode studi pustaka terhadap 7 artikel ilmiah terbitan 2021-2025 yang relevan dengan populasi, sarang, habitat, dan persepsi masyarakat. Hasil tinjauan menunjukkan terdapat 8 spesies rangkong di Kalimantan Barat dengan dua spesies berstatus sangat terancam, termasuk Rhinoplax vigil (CR). Kepadatan populasi di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya dilaporkan sangat rendah, yaitu 0,25-1,5 individu/km², sedangkan inventarisasi jenis menunjukkan 4-5 spesies per lokasi penelitian. Sebanyak 18 sarang aktif teridentifikasi, dengan 72% ditemukan pada pohon famili Dipterocarpaceae berdiameter >90 cm dan tinggi 30-50 m. Sumber pakan utama didominasi Ficus sp. (muncul di 100% literatur), diikuti Myristica sp. (42%). Dari aspek sosial, 80% responden mengakui masih adanya perburuan rangkong dan 61% generasi muda tidak memahami nilai budayanya. Kesimpulan menunjukkan bahwa keberlangsungan rangkong sangat bergantung pada ketersediaan pohon sarang besar, ketersediaan pakan, dan dukungan budaya lokal. Upaya konservasi perlu memprioritaskan perlindungan habitat kritis, penguatan hutan adat, serta edukasi berbasis budaya.