Penelitian ini dilatarbelakangi dengan belum optimalnya pelaksanaan regulasi yang mengatur kurikulum muatan lokal di Kabupaten Kotawaringin Barat yang disebabkan beberapa faktor. Program Pelatihan Penyusunan Kurikulum Muatan Lokal Jenjang Pendidikan Dasar adalah salah satu pelaksanaan regulasi tersebut, namun pasca pelatihan belum ada evaluasi terhadap hasil pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi pelatihan tersebut dan hasilnya akan dijadikan sebagai bahan pengambilan keputusan selanjutnya, apakah pelatihan akan dilanjutkan, dilakukan perbaikan atau dihentikan. Program pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotawaringin Barat ini telah dari tahun 2023 sampai 2025 dengan peserta dari guru dan kepala sekolah jenjang SD dan SMP di Kabupaten Kotawaringin Barat. Evaluasi menggunakan model CIPP ( Context, Input, Proses, dan Output ) yang memberikan hasil secara menyeluruh . Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode evaluasi. Data diperoleh melalui pengisian kuesioner dan wawancara kepada peserta pelatihan serta pejabat dinas pendidikan. Hasil penelitian model CIPP ini menunjukkan kategori baik pada seluruh tahapan evaluasi. Hal ini ditunjukkan dalam tahapan konteks terdapat kesesuaian antara program pelatihan dengan analisis kebutuhan pelatihan, tujuan, sasaran pelatihan, dan visi misi organisasi. Terdapat kesiapan input dalam strategi perencanaan yang meliputi materi, sumber daya manusia, sarana-prasarana, dan pendanaan dalam mendukung pelaksanaan pelatihan. Tahapan proses berjalan dengan baik, pelatihan dilaksanakan sesuai jadwal dan kedisiplinan peserta selama kegiatan. Dan pada tahapan evaluasi produk para peserta dapat memahami seluruh materi pelatihan dengan baik. Kesimpulan penelitian adalah Program Pelatihan memperoleh hasil dalam kategori baik, namun perlu ada perbaikan dokumen pendukungnya yang dapat dijadikan bahan evaluasi dan masukan bagi penyelenggara.