Infrastruktur jalan memegang peranan penting dalam mendukung pembangunan pedesaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Desa Silalahi I, yang terletak di Kabupaten Dairi dekat Danau Toba, memiliki potensi ekonomi di bidang pertanian, perikanan, dan pariwisata. Namun, adanya lubang di beberapa ruas jalan telah mengganggu mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi sehari-hari. Program Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi jalan yang rusak, menganalisis faktor-faktor utama penyebab kerusakan, dan meneliti dampak sosial-ekonominya terhadap masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode observasi lapangan, wawancara dengan penduduk, dan dokumentasi dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat setempat. Temuan menunjukkan bahwa kerusakan jalan terutama disebabkan oleh intensitas curah hujan yang tinggi, sistem drainase yang tidak memadai, beban kendaraan yang berat, dan kurangnya pemeliharaan rutin. Kondisi-kondisi ini memengaruhi kegiatan ekonomi, keselamatan transportasi, akses ke pendidikan, dan interaksi sosial lainnya di dalam masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat setempat, dan pemangku kepentingan terkait diperlukan untuk menerapkan strategi perbaikan dan pemeliharaan jalan yang berkelanjutan guna mendukung pembangunan lokal dan kesejahteraan masyarakat.