Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI USAHATANI SAYURAN DI KECAMATAN KUMPEH ULU KABUPATEN MUARO JAMBI Tri Sepbriani; Yusma Damayanti; Dewi Sri Nurchaini; Riri Oktari Ulma
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengidentifikasi pola tanam usahatani sayuran 2) Menganalisis penggunaan luas lahan optimal untuk masing-masing pola tanam usahatani sayuran, 3) Menganalisis pendapatan maksimum yang diperoleh petani sayuran dengan menerapkan pola tanam optimal. Data yang digunakan dalam penelitian yaitu data primer yang diperoleh dari hasil wawancara menggunakan kuisioner pada petani sayuran di Kecamatan Kumpeh Ulu sebanyak 26 orang, selain itu didukung dengan data sekunder dari beberapa instansi terkait dan literatur. Metode analisis yang digunakan adalah metode kualitatif untuk menjelaskan gambaran pola tanam di daerah penelitian dan kuantitatif untuk melihat pola tanam optimal dengan linear programming. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan 1) Usahatani sayuran di daerah penelitian terdapat 3 jenis pola tanam yaitu pola tanam I, II dan III dengan jenis sayuran yaitu tanaman mentimun, cabai merah dan kacang panjang. Adapun tiga jenis pola tanam tersebut dibagi berdasarkan jenis usahatani yang dilakukan yaitu pola tanam I (cabai merah-mentimun-kacang panjang) dengan rata-rata luas lahan sebesar 0,25 Ha, pola tanam II (mentimun-kacang panjang) dengan rata-rata luas lahan yaitu 0,11 Ha dan pola tanam III (cabai merah-kacang panjang) dengan rata-rata luas lahan sebesar 0,09 Ha, 2) Penggunaan luas lahan optimal untuk masing-masing pola tanam usahatani sayuran di daerah penelitian yaitu pola tanam I dengan luas tanaman cabai merah seluas 0,15 Ha dan mentimun seluas 0,06 Ha. Pola tanam II dengan luas lahan mentimun seluas 0,11 Ha danĀ  pada pola tanam III dengan usahatani cabai merah seluas 0,09 Ha, 3) Pendapatan maksimum yang dapat diperoleh petani sayur dengan menerapkan pola tanam optimal yaitu pada pola tanam I sebesar Rp.11.347.490/MT, pola tanam II Rp.7.799.728/MT dan pola tanam III sebesar Rp.4.296.197/MT. Dari ketiga jenis pola tanam yang ada, pola tanam I merupakan pola tanam dengan hasil pendapatan optimal tertinggi diantara dua jenis pola tanam lainnya. Kata Kunci : Usahatani Sayuran, Optimalisasi, Program Linear